Yuliati Mulyana

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Pemikiran Ki Hajar Dewantara dimata Tita Fatimatu Zahro

Pemikiran Ki Hajar Dewantara dimata Tita Fatimatu Zahro

AKSI NYATA

MODUL 1.1

PEMIKIRAN KI HAJAR DEWANTARA

A. Latar Belakang

Ki Hajar Dewantara adalah sosok yang tidak bisa lepas dari perjalanan Pendidikan Indonesia. Ki Hajar Dewantara pelopor terbentuknya system Pendidikan di Indonesia. Pemikirannya sangat relevan dengan Pendidikan saat ini, semboyannya yang terkenal adalah Ing ngarso sung tulodo (di depan memberi teladan), ing madyo mangun karso (di tengah menciptakan peluang untuk berprakarsa), tut wuri handayani (di belakang memberi dorongan), dan konsep Olah Pikir, Olah hati, Olah Rasa, Olah Karsa, dan Olah Raga. Dimana hal itu sangat relevan dengan Pendidikan di Indonesia saat ini yang mengharapkan guru bisa memberi teladan, memberi bimbingan dan memberi dorongan untuk siswanya dengan selalu berpihak pada kemerdekaan murid untuk berkembang sesuai potensinya dan bisa berperan aktif di lingkungan masyarakat dengan memperdulikan nilai, norma dan pikiran yang positif.

B. Perasaan Mengikuti Pendidikan Guru Penggerak

Saya bersyukur karena diberi kesempatan mengikuti Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 7, banyak hal yang dapat saya pelajari dan mendapat pencerahan tentang Pendidikan yang semestinya. Sebelum mempelajari pemikiran Ki Hajar Dewantara, selama ini saya mengajar dengan tujuan agar murid dapat menerima materi pembelajaran dari saya serta mampu memenuhi nilai KKM. Namun setelah mempelajari Filosofi Pendidikan Ki Hajar Dewantara pandangan saya tentang Pendidikan pun berubah, sebagai guru saya harus menjadi guru yang dapat “menuntun” dengan menerapkan Trilogi Pendidikan oleh Ki Hajar Dewantara yaitu Ing Ngarso Sung Tulodo (di depan memberi teladan), Ing Ngarso Mangun Karso (ditengah membangun keinginan/motivasi/semangat) dan Tut Wuri Handayani (di belakang mendorong), serta saya menyadari bahwa Pendidikan harus sesuai dengan kodrat anak dengan tujuan menjadi manusia yang berbudi pekerti.

C. Deskripsi Aksi Nyata

Diawali dengan berkoordinasi dengan Bapak Kepala Sekolah, saya menyampaikan gagasan saya untuk melakukan aksi nyata dalam pembelajaran yang akan saya lakukan. Ide atau gagasan yang timbul sepanjang proses perubahan adalah Pembelajaran yang berpusat pada anak yang mencerminkan Profil Pelajar Pancasila.

Berikut dokumentasi kegiatan aksi nyata yang saya lakukan

1. Pembiasaan Senyum, Sapa, Salam

2. Pendidikan Karakter melalui pembiasaan di kelas

Berdoa sebelum dan sesudah pembelajaran

3. Pembelajaran Diskusi Kelompok

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post