Yuliati Mulyana

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Sintesis Protein

Sintesis Protein

Dalam proses sintesis protein, pasangan kode pada DNA berperan penting dalam menentukan urutan asam amino yang akan membentuk protein. Proses ini terjadi dalam dua tahap utama: transkripsi dan translasi.

Transkripsi: DNA diubah menjadi mRNA (messenger RNA). Setiap pasang basa pada DNA (A-T dan G-C) akan dipasangkan dengan basa RNA yang sesuai: A dengan U (urasil), T dengan A, G dengan C, dan C dengan G. Misalnya, jika urutan DNA adalah "ATCG", maka urutan RNA yang dihasilkan adalah "UAGC".

Translasi: mRNA yang telah disalin dari DNA akan diterjemahkan menjadi urutan asam amino di ribosom. Setiap tiga basa (kodon) pada mRNA mengkode satu asam amino tertentu. Misalnya, kodon "AUG" mengkode metionin, yang juga berfungsi sebagai sinyal awal untuk memulai sintesis protein.

Dengan cara ini, urutan pasangan basa DNA akhirnya menentukan urutan asam amino dalam protein yang dihasilkan.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post