Bagaimana Struktur DNA Manusia?
Struktur DNA manusia terdiri dari dua untai polinukleotida yang saling melilit membentuk heliks ganda (double helix). Masing-masing untai ini terbuat dari molekul yang lebih kecil, yaitu nukleotida. Setiap nukleotida terdiri dari tiga komponen utama:
Gula Deoksiribosa: Sebuah gula lima karbon yang berfungsi sebagai "kerangka" untuk menempelkan komponen lainnya. Kelompok Fosfat: Menghubungkan satu nukleotida ke nukleotida berikutnya melalui ikatan fosfodiester. Basen Nitrogen: Ada empat jenis basa nitrogen yang ditemukan dalam DNA, yaitu adenin (A), timin (T), sitosin (C), dan guanin (G). Adenin selalu berpasangan dengan timin (A-T), sedangkan sitosin selalu berpasangan dengan guanin (C-G), melalui ikatan hidrogen.Ciri-ciri utama struktur DNA manusia:
Dua untai polinukleotida saling melilit membentuk heliks ganda. Pasangan basa: Adenin berpasangan dengan timin, dan sitosin berpasangan dengan guanin. Antiparalel: Dua untai DNA berjalan dalam arah yang berlawanan satu sama lain. Penyimpanan informasi genetik: Urutan basa-basa nitrogen dalam DNA menyandikan informasi genetik yang diperlukan untuk membentuk dan memelihara organisme.Heliks ganda ini ditemukan oleh James Watson dan Francis Crick pada 1953, berdasarkan data dari eksperimen Rosalind Franklin. Struktur DNA ini memungkinkan proses replikasi dan transkripsi yang sangat penting bagi fungsi dan pewarisan sifat genetik.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
