Wanita karir berdosakah minta uang ke suaminya?
Ketika wanita karir kekurangan uang krena menafkhi rumah tangga, maka tidak berdosa jika seorang wanita karier meminta uang pada suaminya, apalagi jika untuk kebutuhan yang wajar atau mendesak. Dalam Islam, suami memang memiliki kewajiban untuk menafkahi istrinya, bahkan jika sang istri bekerja dan memiliki penghasilan sendiri.
Kewajiban memberi nafkah adalah tanggung jawab suami, sedangkan penghasilan istri adalah haknya pribadi. Jadi, jika seorang istri kekurangan uang, meminta kepada suami bukanlah hal yang salah atau memalukan, dan tentu tidak berdosa.
Pandangan para ulama akan hal ini adalah sebagai berikut :
pandangan ulama dan dalil-dalil dari Al-Qur'an dan Hadis yang mendukung bahwa suami berkewajiban memberi nafkah, dan istri boleh meminta bantuan keuangan darinya:
1. Al-Qur’an
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 233:
> “...Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara yang makruf...”
(QS. Al-Baqarah: 233)
Ini menunjukkan bahwa kewajiban memberi nafkah ada pada suami, baik istrinya bekerja atau tidak.
2. Hadis Nabi Muhammad SAW
Dari Abdullah bin Amr RA, Rasulullah SAW bersabda:
> “Cukuplah seseorang itu berdosa jika ia menyia-nyiakan orang yang menjadi tanggungannya.”
(HR. Abu Dawud, Nasa’i, dan Ahmad)
Hadis ini menekankan pentingnya suami menafkahi keluarganya, termasuk istri.
3. Pendapat Ulama
Mayoritas ulama (jumhur) dari empat mazhab — Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hanbali — sepakat bahwa:
Nafkah istri adalah kewajiban suami secara mutlak.
Penghasilan istri sepenuhnya miliknya, dan tidak wajib ia gunakan untuk kebutuhan rumah tangga.
Berikut contoh permintaan yang sopan dan penuh penghormatan jika seorang istri ingin meminta bantuan keuangan dari suaminya:
Contoh 1 (sederhana dan langsung):
"Mas, aku lagi agak kekurangan untuk kebutuhan bulan ini. Boleh aku minta bantuan, ya? Nanti kalau ada pemasukan tambahan dari aku, akan aku usahakan juga."
Contoh 2 (lebih lembut dan penuh rasa syukur):
"Sayang, makasih ya selama ini udah banyak bantu urusan rumah dan kebutuhan. Aku lagi butuh tambahan sedikit untuk beberapa keperluan penting. Kalau Mas ada rezeki lebih, boleh bantu ya?"
Contoh 3 (jika merasa tidak enak atau sungkan):
"Aku tahu Mas juga punya banyak tanggungan, dan aku nggak mau nambah beban. Tapi aku lagi benar-benar perlu sedikit bantuan. Kalau Mas berkenan, aku minta sedikit bantuan dulu ya, nanti aku usahakan gantinya."
menghargai
Ungkapan seperti ini menjaga komunikasi tetap sehat dan penuh rasa saling menghargai.
Kesimpulan:
Seorang istri, walau ia bekerja, tetap berhak atas nafkah dari suaminya. Meminta uang saat kekurangan tidaklah dosa, apalagi bila digunakan untuk hal yang wajar. Justru suami berdosa jika lalai memberi nafkah.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
