Sholat dhuha yuk?
Sholat Dhuha pada dasarnya adalah sholat sunnah yang dilakukan secara sendiri (munfarid). Namun, sholat Dhuha berjamaah tetap diperbolehkan, hanya saja bukan merupakan kebiasaan Rasulullah ﷺ.
Berikut penjelasan lengkapnya:
✅ Bolehkah Sholat Dhuha Berjamaah?Boleh, asalkan:
Tidak diyakini sebagai suatu kewajiban berjamaah. Tidak dilakukan secara terus-menerus dan rutin berjamaah, agar tidak menyelisihi sunnah Nabi ﷺ. Dilakukan sesekali untuk tujuan edukasi, syiar, atau pembelajaran, misalnya di pesantren, pengajian ibu-ibu, atau kegiatan sekolah. 📚 Dalil dan Penjelasan Ulama: Sholat Sunnah umumnya dikerjakan sendiri, kecuali sholat yang memang disyariatkan berjamaah seperti tarawih, witir di Ramadhan, dan sholat dua hari raya. Imam Nawawi (dalam al-Majmu’) menyebutkan:“Sholat sunnah disunnahkan dilakukan sendirian, baik di rumah atau masjid, kecuali jika ada tujuan tertentu, seperti mengajarkan atau memotivasi orang lain.”
⚠️ Catatan Penting: Tidak boleh meyakini bahwa sholat Dhuha berjamaah lebih afdhal dari yang sendirian. Jika dilakukan berjamaah, sebaiknya tidak dijadikan kebiasaan rutin harian agar tidak dianggap sebagai sesuatu yang disyariatkan secara khusus. 📌 Kesimpulan:Sholat Dhuha lebih utama dilakukan sendiri, tapi boleh dilakukan berjamaah sesekali, terutama untuk pendidikan atau syiar—selama tidak diyakini sebagai suatu ajaran tetap.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
