Yuliati Mulyana

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
FORMATIF 9 SENIN 25 OKTOBER 2025

FORMATIF 9 SENIN 25 OKTOBER 2025

FORMATIF 9 SENIN 20 OKTOBER 2025

1. 1. Januar membuat yoghurt di rumah, dari susu murni. Proses yang dibuat Januar meliputi: pemanasan susu untuk pasteurisasi, pendinginan hingga suhu optimal (sekitar 40-45°C), penambahan starter (yoghurt aktif), pemeraman di suhu hangat selama beberapa jam hingga terbentuk gel yoghurt, dan terakhir pendinginan untuk menghentikan fermentasi. Fermentasi yang terjadi pada yoghurt tersebut melalui proses berikut…

JAWABAN

Saat bakteri asam laktat seperti Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus mengubah laktosa dalam susu menjadi asam laktat, menghasilkan tekstur kental dan rasa asam yang khas.

2. 2. Teknik kultur jaringan SEPERTI GAMBAR DI HALAMAN 153 memanfaatkan sifat totipotensi tumbuhan yang tinggi karena tumbuhan memiliki sifat meristematik (aktif membelah) yang tinggi. Tujuan kultur jaringan adalah untuk mendapatkan keturunan dalam jumlah besar, cepat, dan seragam JELASKAN APAKAH PRINSIP KERJA KULTUR JARINGAN ?

JAWABAN

Kultur jaringan termasuk Bioteknologi modern berkembang sejak ditemukannya struktur DNA, adanya rekayasa genetika/sel, membutuhkan peralatan modern dan dilakukan dalam keadaan steril.

3. 3. Rara membuat produk bioteknologi konvensional dan mempresentasikan di depan kelas hasil kerja kelompoknya. Ternyata Rara dan kawan-kawan membuat bioteknologi konvensional berupa produk bioteknologi yang berfungsi untuk menyehatkan pencernaan (karena probiotik), memperkuat tulang dan gigi (karena kalsium dan fosfor), meningkatkan daya tahan tubuh, membantu mengontrol berat badan, dan menjaga kesehatan jantung. Cara pengolahan yang dipresentasikan Rara dan teman kelompoknya adalah sebagai berikut :

Jawaban :

Menuangkan susu segar ke dalam panci , memanaskannya dan menuangkan yoghurt plain dan inkubasi terjadi pada 38 derajat Celsius. Dibiarkan 7 jam sampai menjadi kental.Simpan dalam lemari es.

4. 4. Beberapa pendaki gunung seringkali mengalami hipotermia bahkan berakibat dengan kematian. Gejala yang sering terjadi adalah menggigil, berbicara cadel, bergumam, gagap, bibir berwarna kebiruan, denyut jantung lemah, dan tidak teratur.Penyebab utama hipotermia adalah kondisi yang membuat tubuh kehilangan panas lebih cepat daripada produksi panas, seperti paparan lama terhadap dingin, pakaian basah, atau air dingin. Faktor lain yang meningkatkan risiko termasuk kondisi fisik seperti kelelahan, usia tua atau muda, konsumsi alkohol, penyakit tertentu, serta berada di lingkungan dingin yang tidak memadai seperti rumah tanpa pemanas yang baik. Bagaimana Upaya mencegah hipotermia?

Jawaban :

Untuk mencegah hipotermia, jaga tubuh tetap kering dengan pakaian berlapis dan tidak basah, selalu kenakan perlengkapan seperti topi, syal, dan sarung tangan saat cuaca dingin, dan hindari aktivitas fisik berat yang membuat berkeringat banyak. Selain itu, konsumsi minuman hangat dan makanan bernutrisi untuk menjaga energi, serta hindari alkohol dan kafein yang bisa menurunkan suhu tubuh.

Menjaga tubuh tetap hangat dan kering

Berpakaian berlapis:

Gunakan beberapa lapisan pakaian untuk memerangkap panas tubuh. Lapisan luar harus kedap air dan angin.

Ganti pakaian basah:

Segera ganti pakaian yang basah karena keringat atau terkena air untuk mencegah hilangnya panas tubuh.

Gunakan pelindung:

Saat berada di luar ruangan saat cuaca sangat dingin, kenakan topi, syal, sarung tangan, dan kaus kaki yang hangat.

Jaga rumah tetap hangat:

Pastikan suhu di dalam rumah nyaman, terutama bagi anak-anak dan lansia yang lebih rentan.

Mengatur aktivitas dan asupan nutrisi

Batasi aktivitas berat:

Hindari aktivitas fisik berat yang berlebihan di cuaca dingin karena dapat menyebabkan keringat membasahi pakaian.

Konsumsi makanan dan minuman hangat:

Minum dan makan makanan hangat untuk membantu menjaga suhu tubuh. Makanan tinggi energi seperti kacang-kacangan atau cokelat juga bisa membantu.

Hindari alkohol dan kafein:

Minuman beralkohol dan berkafein bisa membuat tubuh lebih cepat kehilangan panas.

Hindari berenang di cuaca dingin:

Berenang saat cuaca dingin sangat tidak dianjurkan.

Perhatian ekstra untuk kelompok rentan

Pantau suhu tubuh:

Orang tua, anak-anak, dan lansia perlu dipantau secara berkala untuk memastikan suhu tubuh tetap stabil.

Lapisi bayi:

Bayi yang baru lahir dapat dicegah hipotermia dengan mengeringkan tubuhnya setelah lahir dan memeluknya dengan kontak fisik yang erat di bawah selimut tebal.

5. 5. Kesimpilan dan Refleksi

Kesimpulan hari ini mempelajari Bioteknologi dan hipotermia

Refleksi hari ini beragam, bisa senang, happy , sedih, galau , juga mengerti apa yang dipelajari atau sebaliknya kurang paham sehingga harus dipelajari lebih lanjut.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post