Lesson study
Istilah “open class” bisa memiliki arti yang berbeda tergantung pada konteksnya — misalnya dalam bahasa pemrograman, linguistik, atau pendidikan. Berikut penjelasan untuk masing-masing konteks:
🧑💻 1. Dalam Pemrograman (terutama Kotlin, Swift, Ruby, dsb.)Open class adalah kelas yang boleh diwarisi (inheritance) oleh kelas lain.
Contoh dalam Kotlin:
open class Hewan { fun makan() { println("Hewan sedang makan") } } class Kucing : Hewan() { fun meong() { println("Meong!") } }➡️ Tanpa kata kunci open, kelas Hewan tidak bisa diturunkan (karena secara default kelas di Kotlin bersifat final). Jadi, open = “boleh di-extend”.
🗣️ 2. Dalam LinguistikOpen class (kelas terbuka) adalah kelompok kata yang mudah menerima anggota baru, seperti:
kata benda (noun) kata kerja (verb) kata sifat (adjective) kata keterangan (adverb)Contohnya: bahasa Inggris atau Indonesia terus menambah kata baru (“selfie”, “ngechat”, “vlogging”, dll). Sebaliknya, closed class (kelas tertutup) mencakup kata seperti kata ganti, kata depan, atau konjungsi yang jarang berubah.
🏫 3. Dalam Pendidikan“Open class” bisa juga berarti kelas terbuka — yaitu sesi pembelajaran yang terbuka untuk umum atau untuk observasi, misalnya:
“Besok guru akan mengadakan open class untuk menunjukkan metode pengajaran baru.”
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
