Yuliati Mulyana

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Persilangan menurut Hukum Mendel

Persilangan menurut Hukum Mendel

Persilangan

Soal 1

Bagaimana rasio fenotif dan rasio persilangan bunga ungu batang tinggi dengan bunga putih batang pendek? Tentukan pula rasionya pad keturunan kedua

Untuk mengetahui rasio fenotip dari persilangan bunga ungu batang tinggi dengan bunga putih batang pendek, kita perlu memahami:

Genotip masing-masing induk Sifat dominan dan resesif Hukum Mendel

Mari kita pecahkan satu per satu.

Asumsi Sifat dan Notasi Genetik: Bunga ungu (U) dominan terhadap bunga putih (u) Batang tinggi (T) dominan terhadap batang pendek (t) Langkah 1: Menentukan Genotip Induk Induk 1: Bunga ungu batang tinggi

– Genotip bisa:

UU TT (homozigot dominan) Uu Tt (heterozigot) atau variasi lainnya Induk 2: Bunga putih batang pendek

– Karena putih dan pendek adalah resesif, maka pasti:

uu tt

Agar lebih informatif, mari kita ambil induk ungu tinggi heterozigot: ➡️ Uu Tt × uu tt

Ini persilangan dihibrid antara heterozigot dominan dengan homozigot resesif.

Langkah 2: Buat Persilangan (Punnett Square)

Gunakan persilangan Uu Tt × uu tt

Bentuk gamet: Uu Tt menghasilkan: UT, Ut, uT, ut uu tt hanya menghasilkan: ut Langkah 3: Gabungkan Gamet ut UT Uu Tt Ut Uu tt uT uu Tt ut uu tt Langkah 4: Tentukan Fenotip Genotip Bunga Batang Fenotip Uu Tt Ungu Tinggi Ungu, tinggi Uu tt Ungu Pendek Ungu, pendek uu Tt Putih Tinggi Putih, tinggi uu tt Putih Pendek Putih, pendek Hasil Rasio Fenotip:

Dari 4 kemungkinan anak:

1 Ungu, tinggi 1 Ungu, pendek 1 Putih, tinggi 1 Putih, pendek

➡️ Rasio fenotip = 1 : 1 : 1 : 1

Keturunan pertama

Jika bunga ungu batang tinggi bersifat heterozigot (Uu Tt) dan disilangkan dengan bunga putih batang pendek (uu tt), maka:

Rasio fenotip keturunannya adalah 1:1:1:1 (Ungu tinggi : Ungu pendek : Putih tinggi : Putih pendek)

Keturunan kedua

Untuk menentukan keturunan kedua (F2) dari persilangan bunga ungu batang tinggi dengan bunga putih batang pendek, kita perlu tahu dulu bagaimana F1 terbentuk, lalu menyilangkan sesama F1.

1. Ulangan: Persilangan Awal (Parental/P)

Misal:

Induk 1 (P1): Ungu tinggi (Uu Tt

Induk 2 (P2): Putih pendek (uu tt)

➡️ F1 hasilnya:

Seperti yang dihitung sebelumnya, hasil F1:

1 Ungu tinggi (Uu Tt)

1 Ungu pendek (Uu tt)

1 Putih tinggi (uu Tt)

1 Putih pendek (uu tt)

2. Pilih Individu F1 untuk Disilangkan (F1 × F1)

Untuk F2, kita pilih dua individu F1 untuk disilangkan. Umumnya, kalau mau lihat variasi lengkap F2, kita pilih dua individu heterozigot Uu Tt × Uu Tt.

> Ini disebut persilangan dihibrid klasik.

3. Buat Gamet

Dari masing-masing Uu Tt, gamet yang mungkin:

UT, Ut, uT, ut

4. Gunakan Kotak Punnett (16 Kotak)

Ini hasil persilangan dihibrid Uu Tt × Uu Tt:

UT Ut uT ut

UT UU TT UU Tt Uu TT Uu Tt

Ut UU Tt UU tt Uu Tt Uu tt

uT Uu TT Uu Tt uu TT uu Tt

ut Uu Tt Uu tt uu Tt uu tt

5. Tentukan Fenotip Tiap Kombinasi

Ingat:

U- = Ungu, uu = Putih

T- = Tinggi, tt = Pendek

Lalu kelompokan hasil berdasarkan fenotip:

Fenotip Jumlah

Ungu, Tinggi 9

Ungu, Pendek 3

Putih, Tinggi 3

Putih, Pendek 1

✅ Rasio Fenotip F2: 9 : 3 : 3 : 1

Artinya:

9 Ungu tinggi

3 Ungu pendek

3 Putih tinggi

1 Putih pendek

📌 Kesimpulan:

Jika keturunan pertama (F1) adalah Uu Tt, maka hasil F2 dari persilangan Uu Tt × Uu Tt adalah:

> ✅ Rasio fenotip F2: 9 : 3 : 3 : 1

Ini adalah rasio dihibrid klasik menurut hukum Mendel.

Soal 2

Seorang laki-laki bergolongan darah A homozigot menikah dengan seorang wanita bergolongan darah B heterozigot. Bagaimanakah kemungkinan golongan darah keturunannya?

Untuk menyelesaikan soal ini, kita harus tahu dasar genetika golongan darah sistem ABO, yaitu:

1. Alel Golongan Darah: A = alel IA B = alel IB O = alel i

Golongan darah ditentukan oleh kombinasi dua alel:

Genotip Golongan Darah IAIA A IAi A IBIB B IBi B IAIB AB ii O 2. Diketahui dalam Soal: Laki-laki bergolongan darah A homozigotIAIA Wanita bergolongan darah B heterozigotIBi 3. Persilangan:

Orang tua:

Ayah: IAIA Ibu: IBi

Gamet:

Ayah: IA Ibu: IB dan i

Kemungkinan anak:

IB i IA IAIB (AB) IAi (A) IA IAIB (AB) IAi (A) 4. Hasil Genotip dan Fenotip Anak: 50% IAIB → Golongan darah AB 50% IAi → Golongan darah AKesimpulan:

Kemungkinan golongan darah anak-anaknya adalah:

50% golongan darah A 50% golongan darah AB

Tidak ada kemungkinan anak bergolongan darah B atau O dalam kasus ini.

Soal 3

Suami istri berambut Keriting, bagaimana kemungkinan persentase anak yang berambut lurus?

Untuk menjawab pertanyaan tentang kemungkinan anak berambut lurus dari pasangan suami istri yang sama-sama berambut keriting, kita perlu pahami dulu:

1. Pewarisan Sifat Rambut (Sederhana)

Dalam pewarisan sifat rambut, kita anggap:

Rambut keriting (K) dominan terhadap

Rambut lurus (k) yang bersifat resesif

Jadi:

Genotipe Fenotipe (Bentuk Rambut)

KK Keriting (homozigot)

Kk Keriting (heterozigot)

kk Lurus

2. Karena Suami-Istri Berambut Keriting, Ada 2 Kemungkinan Genotipe Masing-masing:

Bisa KK (homozigot dominan)

Bisa Kk (heterozigot)

Sekarang kita lihat semua kemungkinan:

✅ Kasus 1: Keduanya KK (homozigot)

KK × KK

Semua anak: KK (rambut keriting)

➡️ 0% kemungkinan rambut lurus

✅ Kasus 2: Satu KK, satu Kk

KK × Kk

Anak: 50% KK, 50% Kk → semua keriting

➡️ 0% kemungkinan rambut lurus

✅ Kasus 3: Keduanya Kk (heterozigot)

Kk × Kk

Peluang anak:

25% KK (keriting)

50% Kk (keriting)

25% kk (lurus) ➡️ 25% kemungkinan anak berambut lurus

✳️ Kesimpulan Umum:

Kalau kedua orang tua berambut keriting, maka:

Kalau keduanya heterozigot (Kk) → 25% anak bisa berambut lurus

Kalau salah satu atau keduanya homozigot (KK) → tidak ada anak berambut lurus

🔍 Jadi, tanpa informasi genotipe pasti, hanya bisa dijawab secara kemungkinan:

> Anak bisa berambut lurus hanya jika kedua orang tua adalah pembawa sifat resesif (Kk). Dalam kasus itu, peluangnya 25%.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post