Yuliati Mulyana

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
MENGAPA BUNYI DAN PELANGI TERMASUK GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK?

MENGAPA BUNYI DAN PELANGI TERMASUK GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK?

PEMBELAJARAN GELOMBANG SENIN, 17 NOVEMBER 2025

GELOMBANG BUNYI DAN CAHAYA

1. Apa perbedaan audisonik,infrasonic dan ultrasonic?PELAJARI HAL 113

2. Mengapa kelelawar dan lumba-lumba termasuk ekolokasi? PELAJARI HAL 114

3. Berdasarkan sifat Cahaya apa perbedaan pemantulan baur dan pemantulan teratur ? PELAJARI HAL 117

4. Mengapa Pelangi termasuk gelombang elektromagnetik ? PELAJARI HAL 118

5. Bagaimana mata dapat menangkap Cahaya sampai dapat melihat keindahan alam? PELAJARI HAL 121

6. Bagaimana pembentukan bayangan pada kamera manual? PELAJARI HAL 123

7. Bagaimana Kesimpulan belajar IPA hari ini dan refleksimu?

JAWABAN :

1. Berdasarkan terdengar atau tidaknya, bunyi dibagi menjadi tiga rentang frekeunsi, yaitu infrasonik, audiosonik, dan ultrasonik. Bunyi infrasonik memiliki frekuensi kurang dari 20 Hz. Bunyi infrasonik hanya mampu didengar oleh hewan-hewan tertentu seperti jangkrik dan anjing. Kemudian, bunyi yang memiliki frekuensi dalam rentang 20-20.000 Hz termasuk bunyi audiosonik. Pada frekuensi audiosonik inilah manusia dapat mendengar bunyi.

2. Hewan Ecolocation Seperti yang kita ketahui, ada hewan-hewan yang seolah dapat melihat dalam gelap. Contohnya kelelawar dan ikan lumba-lumba. Kelelawar dapat menangkap mangsa dalam gelap dan ikan lumba-lumba dapat berenang di laut dalam yang gelap. Alasan mendasar mengapa kedua hewan tersebut seolah dapat melihat dalam gelap adalah kemampuan ekolokasi. Ekolokasi terdiri dari kata echo yang artinya gema dan location yang artinya lokasi. Ekolokasi terjadi ketika hewan menggunakan gema untuk mengenali lokasi suatu benda atau mangsa. Kelelawar dapat mengeluarkan suara dengan frekuensi ultrasonik di atas 20 kHz, suara itu akan dipantulkan kembali setelah mengenai suatu objek. Suara yang dipantulkan itu dapat didengar oleh kelelawar sehingga kelelawar dapat mendeteksi di mana objek tersebut. Persis ketika berteriak di antara gedung tinggi atau di ruang kosong, maka akan terdengar pantulan suara atau gema dari teriakan kita.

3. Pemantulan cahaya yang terjadi dapat berupa pemantulan baur/tidak teratur dan pemantulan teratur. Pemantulan baur dapat terjadi jika cahaya yang dipantulkan oleh bidang yang tidak rata/tidak halus, seperti kertas, aspal, dan tembok. Sedangkan, pemantulan teratur terjadi jika cahaya dipantulkan oleh bidang yang rata dan licin seperti cermin datar yang kamu gunakan saat melihat bintang tadi. Pada pemantulan baur dan pemantulan teratur, sudut pantulan cahaya besarnya selalu sama dengan sudut dari mana datangnya Cahaya

4. Cahayanya menjalar lurus ke segala arah menembus ruang waktu karena salah satu sifat cahaya lainnya adalah cahaya termasuk gelombang elektromagnetik. Artinya perambatan cahaya tidak memerlukan medium seperti halnya gelombang tali atau gelombang suara.Pelangi termasuk bagian dari spektrum elektromagnetik karena pelangi adalah cahaya tampak yang merupakan gelombang elektromagnetik, yaitu energi yang bergerak melalui medan listrik dan magnet. Pelangi muncul ketika cahaya matahari (gelombang elektromagnetik) yang melewati tetesan air hujan mengalami pembiasan, pemantulan, dan pemisahan (dispersi) menjadi spektrum warna yang dapat dilihat oleh mata manusia.

5. Cahaya akan melewati lensa kemudian akan membentuk bayangan yang jatuh tepat di retina. Retina merupakan sel yang sensitif terhadap cahaya matahari atau saraf penerima rangsang sinar (fotoreseptor). Retina terdiri atas dua macam sel fotoreseptor, yaitu sel batang dan sel kerucut. Sel kerucut menjadikan kamu melihat berbagai warna.

6. Pada prinsipnya, kamera bekerja seperti halnya mata kita. Kamera membutuhkan pantulan cahaya yang masuk ke dalam sistem lensanya. Gambar yang ditangkap kemudian direkam dalam medium yang sensitif terhadap cahaya pada buku paket halaman 123 (lihat Gambar 4.13). Kalau dahulu kita mengenalnya roll fim, namun saat ini gambar-gambar yang ditangkap lensa kamera telah dapat dikonversi menjadi data digital sehingga dapat langsung di tampilkan pada layar LCD yang ditempelkan pada kamera tersebut.

7. KESIMPULANNYA gelombang bunyi maupun gelombang Cahaya termasuk gelombang elektromagnetik karena tidak memerlukan medium, langsung merambat di udara. Refleksi bisa beragam, sedih, senang, kurang Bahagia atau Bahagia dan sangat Bahagia.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post