Memuliakan bulan rajab
Banyak pendapat bahwa bulan rajab harus dimeriahkan dengan berpuasa tiap hari, apakah hal ini benar adanya?
Mengagumi (memuliakan) bulan Rajab dalam Islam dilakukan dengan cara menghormatinya lewat sikap dan amal, bukan sekadar perasaan. Beberapa cara yang bisa dilakukan:
1. Menjaga diri dari maksiat
Rajab termasuk bulan haram, jadi dosa lebih berat dampaknya. Cara mengaguminya:
Lebih menjaga lisan, pandangan, dan perbuatan
Menghindari pertengkaran dan kezaliman
2. Memperbanyak ibadah yang disyariatkan
Tidak ada ibadah khusus yang diwajibkan hanya karena Rajab, tapi amalan umum sangat dianjurkan:
Salat sunnah (rawatib, dhuha, tahajud)
Puasa sunnah (Senin–Kamis atau puasa sunnah biasa)
Sedekah
Membaca Al-Qur’an
Dzikir dan istighfar
3. Memperbanyak doa
Ulama banyak menukil doa ini (bukan hadis shahih, tapi boleh diamalkan sebagai doa):
Allahumma barik lana fi Rajaba wa Sya‘bana wa ballighna Ramadhan
Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya‘ban, dan sampaikan kami ke bulan Ramadan.
4. Menyiapkan diri menuju Ramadan
Rajab sering disebut bulan persiapan:
Melatih puasa
Membenahi kebiasaan ibadah
Memperbaiki niat dan taubat
5. Tidak mengkhususkan amalan tanpa dalil
Mengagumi Rajab juga berarti tidak mengada-adakan ibadah yang tidak dicontohkan Nabi ﷺ (misalnya salat atau puasa khusus dengan tata cara tertentu yang tidak ada dalilnya).
Amalan terbaik adalah ibadah dengan ikhlas dan dipersembahkan pada Allah pencipta alam semesta.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
