Cara menilai kokurikuler
Kegiatan P5 di sekolah diganti dengan kokurikuler. Sejak perubahan menteri pendidikan banyak pula perubahan kegiatan di sekolah.
Bagaimana cara menilai kokurikuler di sekolah?
Berikut cara menilai kegiatan kokurikuler yang adil, objektif, dan mudah diterapkan (umum dipakai di sekolah Indonesia):
1. Tentukan aspek yang dinilai
Biasanya penilaian kokurikuler tidak fokus ke akademik, tapi ke proses dan sikap.
Aspek umum:
Kehadiran & kedisiplinan
Partisipasi/keaktifan
Tanggung jawab
Kerja sama
Sikap & karakter (jujur, sportivitas, kepemimpinan)
Perkembangan diri (ada kemajuan atau tidak)
2. Gunakan indikator yang jelas
Supaya tidak subjektif, setiap aspek punya indikator.
Contoh: Keaktifan
Sangat aktif: selalu terlibat, inisiatif tinggi
Aktif: ikut kegiatan dengan baik
Cukup: ikut tapi sering pasif
Kurang: jarang terlibat
3. Pilih bentuk penilaian
Sesuaikan dengan kondisi sekolah.
a. Observasi (paling utama)
Guru/pembina mengamati selama kegiatan berlangsung.
b. Jurnal atau catatan pembina
Catatan singkat tiap pertemuan:
sikap menonjol
pelanggaran
kemajuan siswa
c. Penugasan sederhana (opsional)
Misalnya:
laporan kegiatan
refleksi singkat siswa
dokumentasi proyek
4. Gunakan skala penilaian sederhana
Biasanya deskriptif, bukan angka.
Contoh skala:
Sangat Baik (SB)
Baik (B)
Cukup (C)
Perlu Bimbingan (PB)
Atau langsung deskripsi naratif, misalnya:
“Aktif mengikuti kegiatan pramuka, menunjukkan tanggung jawab dan kerja sama yang baik.”
5. Fokus pada proses, bukan hasil
Ini penting ⚠️
Dalam kokurikuler:
usaha dan konsistensi lebih penting dari prestasi
siswa yang berkembang tetap dihargai walau belum menonjol
6. Sinkron dengan kurikulum (terutama Kurikulum Merdeka)
Nilai kokurikuler bisa dikaitkan dengan:
Profil Pelajar Pancasila
gotong royong
mandiri
bernalar kritis
beriman dan berakhlak
Contoh format penilaian singkat
Aspek
Keterangan
Kehadiran
Selalu hadir dan tepat waktu
Keaktifan
Aktif dalam diskusi dan kegiatan
Sikap
Disiplin dan bertanggung jawab
Nilai akhir
Baik
Untuk Jenjang SMP baiknya dilakukan dengan kegiatan yang rata du semua kelas.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
