Yuliati Mulyana

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Mengapa 1 Romadhon berbeda?

Mengapa 1 Romadhon berbeda?

Perhitungan 1 Ramadhan yang berbeda pendapat semua ada alasannya. Perbedaan hari pertama puasa Ramadhan sering terjadi karena perbedaan metode penentuan awal bulan dalam kalender Hijriah. Berikut penjelasannya secara ringkas dan jelas:

1. Perbedaan Metode: Rukyat vs Hisab

Ada dua cara utama menentukan awal Ramadhan:

Rukyat

Melihat hilal (bulan sabit) secara langsung setelah matahari terbenam pada tanggal 29 Sya’ban. Jika hilal terlihat, maka esoknya sudah masuk Ramadhan.

Metode ini dipakai oleh pemerintah Indonesia dan banyak ormas Islam seperti Nahdlatul Ulama.

Hisab

Menggunakan perhitungan astronomi untuk menentukan posisi bulan. Jika secara hitungan hilal sudah berada di atas kriteria tertentu, Ramadhan dimulai meskipun hilal belum terlihat.

Metode ini digunakan oleh Muhammadiyah.

2. Perbedaan Kriteria Hilal

Meskipun sama-sama memakai hisab, kriteria minimal hilal bisa berbeda:

Ada yang mensyaratkan tinggi hilal minimal (misalnya 3 derajat).

Ada yang cukup dengan posisi bulan sudah di atas ufuk.

Perbedaan kriteria ini bisa menghasilkan tanggal mulai puasa yang berbeda.

3. Letak Geografis

Indonesia sangat luas. Hilal bisa terlihat di satu daerah tetapi tidak di daerah lain, sehingga laporan rukyat bisa berbeda.

4. Keputusan Pemerintah

Pemerintah melalui sidang isbat menggabungkan:

Hasil rukyat dari berbagai daerah

Data hisab

Lalu menetapkan tanggal resmi awal Ramadhan. Namun, ormas tertentu tetap mengikuti metode masing-masing.

Perbedaan awal puasa bukan karena perpecahan, melainkan karena perbedaan ijtihad (cara memahami dan menerapkan syariat). Semuanya sah dan memiliki dasar ilmiah serta agama.

Hilal yang harus diikuti sesuai kepercayaan.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post