Tanya Jawab Gempa Bumi
Gempa Bumi
GEMPA BUMI
1. Bagaimana terjadinya gempa bumi ?
2. Apa perbedaan hiposentrum dan episentrum?
3. Bagaimana terjadinya gelombang seismic P dan S?
4. Berapa kisaran magnitudo dari minor sampai kategori gempa sangat besar?
5. Bencana apa yang terjadi setelah gempa? Terjadi di daerah mana saja?
6. Kesimpulan dan refleksi
Jawaban :
1. Gempa bumi adalah bencana yang dapat membawa kerusakan besar, baik pada bangunan, jalan, jembatan, alam, bahkan hingga merenggut nyawa manusia. Sesungguhnya dalam satu tahun terjadi 10.**(censored)**gempa bumi akibat pergerakan lempeng, baik secara konvergen, divergen, dan transform.
gempa tektonik. karena adanya gerakan lempeng bumi
gempa vulkanik. Gempa bumi juga dapat terjadi karena pergerakan magma dalam gunung
berapi akibat tekanan gas
gempa runtuhan. Peristiwa alam yang dapat menyebabkan gempa yaitu tanah longsor,
gempa tumbukan.Selain itu gempa juga dapat disebabkan oleh jatuhnya benda langit
yang berukuran besar dan berat contohnya meteorit dan asteroid.
gempa buatan. Gempa bumi bisa dibuat oleh manusia apabila kita mengunakan bahan peledak berskala besar, misalnya untuk meruntuhkan gedung-gedung tinggi
2. Sumber di dalam bumi, tempat terjadinya gempa atau titik pusat gempa disebut hiposentrum. Hiposentrum berlokasi dekat permukaan kerak bumi, namun dapat juga berlokasi di kedalaman hingga ratusan kilometer. Kekuatan gempa tidak bergantung pada kedalaman gempa. Daerah di bagian kerak bumi atau permukaan bumi yang berada tepat di atas hiposentrum disebut episentrum.
3. Kedua jenis gelombang, yaitu gelombang transversal dan gelombang longitudinal pun terjadi pada lempeng bumi. Oleh karena itulah akibat gempa dapat dirasakan di beberapa tempat sekaligus, bahkan di tempat dengan radius ratusan hingga ribuan kilometer jauhnya. Gelombang yang merambat di dalam lempeng bumi berupa gelombang Primer (P) atau Sekunder (S).
4. Magnitudo Kategori Gempa
≥ 8 Sangat besar
7 - 7,9 Besar
6 – 6,9 Kuat
5 – 5,9 Sedang
4 – 4,9 Ringan
3 – 3,9 Minor
5. Bencana yang Terjadi Setelah Gempa
Gempa Susulan
Setelah terjadi gempa utama yang bermagnitudo besar, lempeng bumi yang telah bergerak karena saling bertumbukan atau bergesekan membutuhkan waktu untuk kembali ke posisi stabil. Pergerakan kembalinya lempeng bumi ke posisi stabil setelah gempa utama ini yang menyebabkan gempa susulan.
Kekuatan gempa susulan biasanya lebih kecil dibandingkan gempa utama.
Tsunami
Pada tanggal 28 September 2018, Indonesia dikejutkan dengan berita terjadinya tsunami di Palu, Sulawesi Tengah. Gelombang besar, setinggi 6 meter, menyapu bersih kawasan pemukiman, dari dekat pantai sampai ke kota Palu. tsunami besar juga pernah terjadi di Aceh pada akhir tahun 2004 setelah gempa sangat besar berkekuatan 9,3 M yang menelan korban nyawa lebih dari dua ratus ribu orang
6. Kesimpulan : Kekuatan gempa beragam dan Kita harus waspada terhadap gempa dan tsunami . Perasaan urid beraga dari senang sampai sedih.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
