Biolistrik
Potensial Listrik
1. Mengapa tangan kesetrum menyentuh stop kontak akan merasakan kejutan dan ada sesuatu mengalur di tangan walau tangan ini bukan isolator?
2. Bagaimana prinsip kerja muatan listrik pada sel syaraf ?
3. Apa perbedaan konduktor.Isolator dan semikonduktor? Dan contoh bahan dalam kehidupan sehari-hari!
4. Mengapa petir fenomena listrik statis?
5. Kesimpulan dan refleksi!
JAWABAN
1. Aliran yang kamu rasakan saat kesetrum adalah aliran elektron yang berpindah
dari stop kontak ke tangan karena perbedaan
tegangan listrik atau lebih dikenal dengan beda potensial listrik, bagian tubuh yang secara alamiah
memproduksi dan merespon dengan singkat beda
potensial listrik. Bagian tersebut adalah kumpulan
jaringan-jaringan saraf.
2. Prinsip kerja biolistrik: Syaraf neurotrasmitter dilepaskan dari sel syaraf lain ke sel syaraf berikutnya, engakibatkan muatan Na + asuk ke sel syaraf melewati embran sel, rangsangan listrik mengalis ke ujung akhir sel syaraf. Neurotrasmitter dilepaskan kembali menuju sel tujuan.
3. Pertama adalah Konduktor. Konduktor merupakan bahan yang mampu
menghantarkan arus listrik dengan baik. Tembaga,
perak, dan emas merupakan contoh dari konduktor
listrik. Kedua, Isolator Listrik adalah bahan yang sangat buruk untuk menghantarkan listrik karena di
dalam bahan ini elektron sulit mengalir. Contohnya
karet, kayu, dan plastik. Tipe yang ketiga adalah bahan Semikonduktor.
Salah satu sifat dari bahan ini adalah jika berada pada
suhu tinggi bersifat sebagai konduktor, sementara
pada suhu rendah bersifat sebagai isolator. Karbon,
silikon, dan germanium merupakan contoh bahan
semikonduktor listrik. 4. Petir termasuk fenomena listrik statis.
Petir terjadi pada waktu yang
singkat. Saat elektron bebas telah berpindah tempat, maka petir akan
hilang.
5. Kesimpulan: Biolistrik merupakan bidang ilmu yang mempelajari aliran impuls listrik pada manusia Refleksi : dari sangat paham sampai belum paham, dari bahagia sampai sedih, beragam sesuai keadaan murid.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
