Perpindahan Kalor
Perpindahan Kalor
1. Mengapa terjadi konduksi?
2. Apa contoh konduksi?
3. Bagaimana terjadinya konveksi?
4. Apa contoh konveksi?
5. Mengapa terjadi radiasi?
6. Apa contoh radiasi
7. Kesimpulan
Jawaban
1. Konduksi merupakan perpindahan panas melalui suatu bahan tanpa disertai dengan perpindahan partikel-partikel pada bahan tersebut. Benda yang jenisnya berbeda memiliki kemampuan menghantarkan panas secara konduksi (konduktivitas) yang berbeda pula.
2. Contoh konduksi adalah Saat Ibu kalian menyetrika baju, bagian bawah setrika yang panas bersentuhan langsung dengan kain. Kalor berpindah dari bagian bawah setrika yang terbuat dari logam ke kain
3. Konveksi adalah perpindahan kalor dari satu bagian ke bagian yang lain bersama dengan gerak fisik dari partikel-parikel bendanya.
4. Contoh konveksi adalah ketika memasak air, setelah bagian
bawah panci dipanaskan beberapa saat, ternyata permukaan air juga ikut panas bahkan mendidih. Hal tersebut menunjukkan bahwa air dapat menjadi konduktor panas ketika diberikan kalor yang cukup.
Berarti, ada cara perpindahan panas yang berbeda dari yang sebelumnya atau konduksi. Perpindahan kalor yang seperti itu dikenal sebagai konveksi.
5. Radiasi adalah perpindahan kalor tanpa membutuhkan zat perantara atau medium.
6. Contoh radiasi Saat menjemur baju yang di cuci, Kalor berpindah dari Matahari hingga ke Bumi melalui radiasi.
7. Kesimpulan
Perpindahan kalor adalah proses berpindahnya panas (energi kalor) dari suatu benda yang suhunya lebih tinggi ke benda lain yang suhunya lebih rendah.
Panas selalu mengalir dari yang panas → ke yang lebih dingin sampai suhunya seimbang.
Jenis-jenis perpindahan kalor:
Konduksi (hantaran) Perpindahan panas tanpa perpindahan zat.
Contoh: sendok logam jadi panas saat dicelupkan ke air panas.
Konveksi (aliran) Perpindahan panas disertai perpindahan zat (biasanya cair atau gas).
Contoh: air mendidih bergerak naik turun.
Radiasi (pancaran) Perpindahan panas tanpa perlu medium (bisa melalui ruang hampa).
Contoh: panas matahari sampai ke bumi.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
