Ramah Lingkungan, Siswa MTsN 9 Bantul Gunakan Pewarna Alami dalam Membatik
Bantul (MTsN 9 Bantul)—Siswa kelas VII MTs Negeri 9 Bantul memanfaatkan pewarna alami dalam proses membatik, Rabu (05/02/2025). Wiwit Lestari, selaku fasilitator, mengatakan bahwa langkah ini diambil agar kegiatan Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Pelajar Rahmatan Lil’alamin (P5RA) MTsN 9 Bantul tidak mencemari lingkungan sekitar madrasah.
Pada semester genap ini, siswa kelas VII kegiatan P5RA yang dilaksanakan mengambil tema “Kewirausahaan” dengan topik “Kreasi Wirausahaku” dan produk yang dibuat adalah taplak meja. Dengan batik tulis, para siswa ini mencoba untuk belajar mulai dari membuat pola, mencanting, mewarnai kain, sampai melorot malam.
Dalam proses pembuatannya, batik siswa MTsN 9 Bantul memanfaatkan pewarna alami. Pewarna yang digunakan oleh para siswa kelas VII antara lain kunyit bubuk, kulit kayu secang, kulit buah jolawe, dan kulit kayu mahoni.
“MTs Negeri 9 Bantul ini kan dekat sekali dengan rumah warga bahkan pembuangan air limbah jadi satu dengan penduduk sekitar,” jelas Wiwit, “jadi kami mengambil langkah preventif dengan menggunakan pewarna alami. Semoga rasa cinta terhadap lingkungan hidup akan selalu melekat dalam keseharian para siswa kami,” tegas Wiwit. (wwt/and)
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
