Dari Tata Bahasa hingga Tata Cara Ibadah, ASAT Hari Ketiga di MTsN 9 Bantul Berjalan Lanca
Dari Tata Bahasa hingga Tata Cara Ibadah, ASAT Hari Ketiga di MTsN 9 Bantul Berjalan Lancar dan Tertib
Bantul (MTsN 9 Bantul) – Pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) Tahun Ajaran 2025/2026 di MTsN 9 Bantul memasuki hari ketiga pada Jumat (05/06/2026). Pada hari ini, peserta didik kelas VII dan VIII mengikuti asesmen mata pelajaran Bahasa Inggris dan Fikih. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar, tertib, dan kondusif sebagai bagian dari upaya madrasah mengukur capaian pembelajaran peserta didik secara menyeluruh.
Sejak pagi, para peserta didik hadir tepat waktu dan memasuki ruang asesmen dengan penuh kesiapan. Suasana ujian berlangsung tenang dan tertib di seluruh ruang yang telah disiapkan. Panitia, pengawas, serta tim teknis bekerja sama memastikan pelaksanaan asesmen berjalan sesuai prosedur tanpa kendala berarti.
Mata pelajaran Bahasa Inggris pada hari ketiga ini dirancang untuk mengukur kemampuan peserta didik dalam memahami teks, menguasai tata bahasa (grammar), serta menggunakan bahasa Inggris sebagai sarana komunikasi. Selain itu, asesmen juga menguji kemampuan literasi dan berpikir kritis yang menjadi bekal penting bagi peserta didik dalam menghadapi perkembangan global.
Sementara itu, mata pelajaran Fikih berfokus pada pemahaman peserta didik terhadap hukum-hukum Islam, tata cara ibadah, serta penerapan nilai-nilai syariat dalam kehidupan sehari-hari. Melalui asesmen ini, madrasah berupaya memastikan peserta didik tidak hanya memahami materi secara teoritis, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan nyata.
Kepala MTsN 9 Bantul, Siti Solichah, menyampaikan bahwa kombinasi mata pelajaran yang diujikan pada hari ketiga mencerminkan keseimbangan antara penguasaan wawasan global dan penguatan karakter keagamaan.
“Melalui Bahasa Inggris, peserta didik dibekali kemampuan berkomunikasi dan berliterasi untuk menghadapi tantangan global. Sementara melalui Fikih, mereka diperkuat dengan pemahaman nilai-nilai keislaman dan tata cara ibadah yang benar. Keduanya menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Untuk menjaga objektivitas dan kredibilitas hasil asesmen, madrasah tetap menerapkan sistem pengaturan tempat duduk secara silang. Pengawasan dilakukan secara profesional dan humanis sehingga peserta didik dapat mengerjakan soal dengan nyaman sekaligus menjunjung tinggi nilai kejujuran dan tanggung jawab.
Ketua Panitia ASAT, Noor Shofiyati, menjelaskan bahwa seluruh aspek teknis pelaksanaan asesmen telah dipersiapkan dengan matang. Pengelolaan ruang ujian, distribusi soal, hingga penggunaan aplikasi Jogja Digital Madrasah (JDM) berjalan sesuai rencana.
“Alhamdulillah, pelaksanaan ASAT hari ketiga berlangsung lancar tanpa kendala yang berarti. Dukungan seluruh panitia, pengawas, dan tim teknis menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran dan ketertiban pelaksanaan asesmen,” jelasnya.
Pelaksanaan ASAT di MTsN 9 Bantul dijadwalkan berlangsung hingga 12 Juni 2026. Melalui kegiatan ini, madrasah berharap dapat memperoleh gambaran yang akurat mengenai capaian kompetensi peserta didik sekaligus memperkuat budaya belajar yang menjunjung tinggi integritas, tanggung jawab, dan semangat meraih prestasi. (wwt)
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
