Kepala MTsN 9 Bantul Terima Bibit Black Sapote dari MTsN 1 Sleman untuk Dukung Program
Kepala MTsN 9 Bantul Terima Bibit Black Sapote dari MTsN 1 Sleman untuk Dukung Program Adiwiyata
Sleman (MTsN 9 Bantul) – Kepala MTsN 9 Bantul, Siti Solichah, menerima bibit tanaman Black Sapote (sawo hitam) dari MTs Negeri 1 Sleman dalam rangkaian kegiatan Pertemuan Kelompok Kerja Kepala Madrasah Tsanawiyah (KKMTs) Daerah Istimewa Yogyakarta yang diselenggarakan pada Selasa (09/06/2026). Penyerahan bibit tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung program Adiwiyata Mandiri dan pelestarian lingkungan di lingkungan madrasah.
Bibit Black Sapote diserahkan secara simbolis oleh Kepala MTsN 1 Sleman, Sutarjo, bersama tim Adiwiyata MTsN 1 Sleman kepada para kepala madrasah yang hadir dalam pertemuan tersebut. Selain MTsN 9 Bantul, madrasah penerima bibit meliputi MTsN 7 Bantul, MTs Ma'had Islamy Kotagede, MTsN 3 Kulon Progo, MTsN 4 Gunungkidul, MTsN 5 Gunungkidul, dan MTsN 6 Gunungkidul.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen MTsN 1 Sleman dalam memperluas dampak positif program Adiwiyata melalui pengembangan keanekaragaman hayati di lingkungan madrasah. Tanaman Black Sapote dipilih karena memiliki nilai ekologis, edukatif, serta potensi manfaat ekonomi yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran berbasis lingkungan bagi peserta didik.
Kepala MTsN 9 Bantul, Siti Solichah, menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan semangat berbagi yang ditunjukkan oleh MTsN 1 Sleman. Menurutnya, pemberian bibit tanaman produktif tersebut tidak hanya mendukung upaya penghijauan madrasah, tetapi juga menjadi sarana edukasi yang bermakna bagi peserta didik.
"Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan kepedulian MTsN 1 Sleman dalam berbagi bibit Black Sapote. Bibit ini akan kami rawat dan manfaatkan sebagai bagian dari penguatan program Adiwiyata di MTsN 9 Bantul. Kami berharap peserta didik dapat belajar secara langsung tentang pentingnya menjaga lingkungan, melestarikan keanekaragaman hayati, serta memanfaatkan sumber daya alam secara bijaksana," ujarnya.
Bibit Black Sapote yang diterima nantinya akan ditanam di lingkungan MTsN 9 Bantul sebagai bagian dari upaya menciptakan madrasah yang hijau, sehat, dan berbudaya lingkungan. Keberadaan tanaman tersebut diharapkan dapat memperkaya koleksi tanaman produktif di madrasah sekaligus menjadi media pembelajaran kontekstual bagi peserta didik.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi antarmadrasah dalam mendukung keberlanjutan program Adiwiyata serta menumbuhkan kesadaran ekologis di kalangan warga madrasah. Semangat kolaborasi yang ditunjukkan MTsN 1 Sleman menjadi bukti bahwa keberhasilan program Adiwiyata tidak hanya dirasakan oleh satu madrasah, tetapi juga dapat menginspirasi dan memberikan manfaat bagi madrasah lain di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dengan semangat berbagi dan kepedulian terhadap lingkungan, MTsN 9 Bantul berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai program pelestarian lingkungan sebagai bagian dari upaya membentuk generasi yang peduli, bertanggung jawab, dan berbudaya lingkungan. (ss)
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
