Humas Masemba

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Nguri-Uri Budaya Jawa, Guru Bahasa Jawa MTsN 9 Bantul Dalami Pendidikan Khas Kejogjaan

Nguri-Uri Budaya Jawa, Guru Bahasa Jawa MTsN 9 Bantul Dalami Pendidikan Khas Kejogjaan

Nguri-Uri Budaya Jawa, Guru Bahasa Jawa MTsN 9 Bantul Dalami Pendidikan Khas Kejogjaan

Bantul (MTsN 9 Bantul)—Guru Bahasa Jawa MTsN 9 Bantul mengikuti kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Jawa MTs se-Kabupaten Bantul yang diselenggarakan di MTs Al Mahali, Bantul, Selasa (29/09/2026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi para guru untuk memperkuat kompetensi, berbagi pengalaman, sekaligus memperkaya pembelajaran Bahasa Jawa yang kontekstual dan berakar pada budaya Yogyakarta.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi tentang “Pendidikan Khas Kejogjaan” yang disampaikan oleh Arif Bintoro Johan. Materi tersebut mengajak para guru untuk semakin memahami pentingnya menanamkan nilai-nilai budaya lokal dalam proses pendidikan, khususnya melalui pembelajaran Bahasa Jawa.

Pendidikan Khas Kejogjaan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan berbahasa Jawa, tetapi juga mencakup nilai-nilai luhur yang tumbuh dalam kehidupan masyarakat Yogyakarta. Sikap unggah-ungguh, tata krama, sopan santun, gotong royong, menghargai orang lain, serta mencintai budaya daerah menjadi bagian penting yang dapat diintegrasikan dalam pembelajaran di madrasah.

Melalui kegiatan MGMP ini, guru Bahasa Jawa MTsN 9 Bantul memperoleh wawasan baru mengenai bagaimana pembelajaran Bahasa Jawa dapat menjadi sarana untuk membentuk karakter murid. Bahasa tidak sekadar dipelajari sebagai materi akademik, tetapi juga menjadi media untuk mengenalkan dan melestarikan jati diri budaya Jawa.

Penyampaian materi oleh Arif Bintoro Johan berlangsung menarik dan interaktif. Para peserta diajak untuk melihat kembali kekayaan budaya Yogyakarta serta tantangan dalam mempertahankan nilai-nilai tersebut di tengah perkembangan zaman. Diskusi dan berbagi pengalaman antarguru turut memperkaya pemahaman peserta mengenai penerapan Pendidikan Khas Kejogjaan di lingkungan sekolah maupun madrasah.

Keikutsertaan guru Bahasa Jawa MTsN 9 Bantul dalam MGMP ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas pembelajaran di madrasah. Wawasan yang diperoleh dapat diterapkan melalui pembelajaran yang lebih kreatif, kontekstual, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari murid. Dengan demikian, pembelajaran Bahasa Jawa diharapkan tidak berhenti pada penguasaan bahasa, tetapi juga mampu nguri-uri kabudayan Jawa dan menanamkan nilai-nilai luhur Kejogjaan kepada generasi muda.

Kegiatan MGMP Bahasa Jawa MTs se-Kabupaten Bantul tersebut menjadi salah satu langkah untuk memperkuat peran guru sebagai penggerak pelestarian budaya sekaligus pembentuk karakter murid yang berbudaya, santun, dan memiliki kecintaan terhadap kearifan lokal. (ds)

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post