Humas_matsanaba

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Dua Tim Riset MTsN 6 Bantul Lolos Top 30 OPSI Bantul, Siap Ikuti Pendampingan Tingkat Kabu
Dua Tim Riset MTsN 6 Bantul Lolos Top 30 OPSI Bantul, Siap Ikuti Pendampingan Tingkat Kabupaten

Dua Tim Riset MTsN 6 Bantul Lolos Top 30 OPSI Bantul, Siap Ikuti Pendampingan Tingkat Kabu

Bantul (MTsN 6 Bantul) — Prestasi membanggakan kembali diraih siswa MTsN 6 Bantul. Dua tim riset berhasil lolos seleksi Top 30 Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) tingkat Kabupaten Bantul. Ke-30 proposal terbaik ini akan mengikuti program pendampingan tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Bantul bekerja sama dengan Saint Hunter Indonesia (SHI).

Pada tahun ini, sebanyak 96 proposal telah diterima dari 25 sekolah yang terdiri dari 21 SMP dan 4 MTs. Adapun distribusi bidang penelitian meliputi: IPA: 46 proposal , IPS: 31 proposal dan IPT: 19 proposal

Dari seluruh proposal tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Bantul menyeleksi 30 proposal terbaik untuk mendapatkan pembimbingan penulisan laporan OPSI sebagai tahap lanjutan menuju seleksi berikutnya.

Adapun dua tim dari MTsN 6 Bantul yang berhasil menembus Top 30 tersebut adalah:

1. Muhammad Zalfa Izdihar Hakim dan Kurniawan Cahya Alam dengan judul penelitian “INOVASI NANOGREEN: Transformasi Limbah Sayuran Menjadi Pengawet Ikan Organik Berbasis Spray Drying” (bidang IPA).

2. Muhammad Zain Alhafidzi Irianto dan Nazhif Putra Barivano Azizi dengan judul “SIDARUNG: Inovasi Aplikasi Interaktif untuk Membangun Imajinasi Visual Bangun Ruang” (bidang IPT).

Program pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas penelitian siswa sebelum melangkah ke tahap seleksi berikutnya. Dalam mekanismenya, tim yang mengikuti pendampingan namun tidak lolos ke OPSI tingkat nasional akan digantikan oleh tim lain berdasarkan peringkat hasil seleksi proposal OPSI.

Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. “Ini merupakan hasil dari kerja keras siswa dan bimbingan para guru. Kami bangga karena siswa MTsN 6 Bantul mampu bersaing di antara puluhan sekolah. Semoga pada tahap berikutnya mereka dapat terus berkembang dan meraih hasil terbaik hingga tingkat nasional,” ungkapnya.

Sementara itu, Koordinator Riset MTsN 6 Bantul, Novrita, juga menyampaikan rasa syukur dan harapannya. “Lolosnya dua tim ke Top 30 OPSI Bantul menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus mengembangkan budaya riset di madrasah. Pendampingan ini adalah kesempatan penting untuk menyempurnakan ide dan hasil penelitian agar lebih matang dan kompetitif,” tuturnya.

Keberhasilan ini menjadi bukti semangat inovasi dan kemampuan riset siswa MTsN 6 Bantul dalam menghasilkan karya yang solutif dan kreatif. Dengan dukungan madrasah serta pendampingan yang optimal, kedua tim diharapkan mampu melangkah lebih jauh dan mengharumkan nama MTsN 6 Bantul di tingkat nasional.(nov)

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post