Humas_matsanaba

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Ketua Komite MTsN 6 Bantul Sampaikan Saran dalam Uji Publik Kurikulum Madrasah
Ketua Komite MTsN 6 Bantul Sampaikan Saran dalam Uji Publik Kurikulum Madrasah

Ketua Komite MTsN 6 Bantul Sampaikan Saran dalam Uji Publik Kurikulum Madrasah

Bantul (MTsN 6 Bantul) — MTsN 6 Bantul menggelar kegiatan uji publik kurikulum madrasah yang melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan, mulai dari kepala madrasah, guru, pengawas, komite madrasah, hingga perwakilan orang tua siswa. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari penyempurnaan dokumen kurikulum agar lebih relevan dengan kebutuhan peserta didik dan perkembangan pendidikan saat ini.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Komite MTsN 6 Bantul menyampaikan sejumlah saran dan masukan terkait penyusunan kurikulum madrasah. Ia menekankan pentingnya kurikulum yang tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, penguatan akhlak, dan pengembangan keterampilan peserta didik.

Ketua Komite MTsN 6 Bantul, Taryana, menyampaikan beberapa hal penting terkait pergaulan remaja saat ini yang dinilai semakin memprihatinkan, Kamis (21/5/2026) di Lab Komputer. Menurutnya, berbagai bentuk kenakalan remaja kini banyak terjadi pada anak usia SMP maupun MTs sehingga perlu mendapatkan perhatian serius dari semua pihak. “ Saat ini semakin marak terjadinya aksi klithih, tawuran antargeng, tindak kriminalitas, peredaran narkoba, hingga miras yang perlu direspons dengan diadakannya pelatihan bagi para siswa dengan mendatangkan narasumber dari pihak berwenang, misalnya Polres, Polda DIY, Puskesmas, BNN, dan instansi lain yang bertujuan melakukan pencegahan terhadap dampak yang semakin berat ditimbulkan,” ungkap Taryana dalam forum uji publik kurikulum madrasah.

“Kepala MTsN 6 Bantul menyampaikan apresiasi atas masukan yang diberikan oleh Ketua Komite pada acara uji publik. Ia menuturkan bahwa saran dari komite dan seluruh peserta akan menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan dokumen kurikulum sebelum ditetapkan secara resmi.“Kegiatan uji publik ini menjadi wadah penting untuk memperoleh masukan konstruktif agar kurikulum yang disusun benar-benar sesuai dengan kebutuhan madrasah dan peserta didik,” ungkapnya. (rin)

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post