Suara Siswa Warnai Uji Publik Kurikulum MTsN 6 Bantul Tahun Pelajaran 20262027
MTsN 6 Bantul melibatkan peserta didik dalam pelaksanaan Uji Publik Kurikulum Madrasah Tahun Pelajaran 2026/2027 yang diselenggarakan pada Kamis (21/5/2026). Dalam kegiatan tersebut, Ketua dan Wakil Ketua OSIM hadir sebagai representasi suara siswa guna memberikan pandangan terhadap rancangan kurikulum yang akan diterapkan pada tahun pelajaran mendatang. Keterlibatan siswa ini menjadi salah satu bentuk komitmen madrasah dalam membangun kurikulum yang partisipatif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Kegiatan uji publik berlangsung dengan menghadirkan sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan di bidang pendidikan. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Bidang Kurikulum dan Kesiswaan Penma Kanwil Kemenag DIY, H. Sidik Pramono; Ketua Tim 3 Kurikulum dan Kelembagaan Kanwil Kemenag DIY, H. Abdul Naim; Kasi Kurikulum, Penilaian, dan Pendidikan Karakter Dikpora Bantul, Marlupi; serta Kasi Penma Kemenag Bantul, Ahmad Musyaddad. Kehadiran para pemangku kebijakan tersebut memberikan penguatan terhadap proses penyusunan kurikulum yang adaptif, relevan, dan berorientasi pada pengembangan karakter siswa.
Ketua OSIM MTsN 6 Bantul, Sabrina Ayudya Rahma, menyampaikan apresiasi kepada pihak madrasah atas penyusunan kurikulum yang dinilai mampu memberikan ruang pengembangan minat dan bakat siswa. Menurutnya, adanya berbagai pilihan kegiatan ekstrakurikuler menjadi wadah penting bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi diri sesuai bidang yang diminati.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada madrasah karena telah merancang kurikulum yang memberikan banyak pilihan ekstrakurikuler bagi siswa. Program-program tersebut sangat membantu siswa untuk berkembang sesuai minat dan bakat masing-masing,” ungkap Sabrina dalam forum uji publik tersebut.
Selain itu, Sabrina juga berharap berbagai program unggulan yang selama ini telah berjalan baik dapat terus dipertahankan. Ia menilai program pembiasaan yang diterapkan madrasah memiliki peran besar dalam membentuk karakter dan sikap positif peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.
“Program pembiasaan yang sudah berjalan sangat baik dan memberikan dampak positif bagi siswa. Kami berharap program tersebut tetap dipertahankan karena membantu membentuk karakter, kedisiplinan, dan sikap siswa,” tambahnya.
Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono, menyampaikan bahwa keterlibatan siswa dalam uji publik kurikulum menjadi bagian penting dalam penyusunan program pendidikan madrasah. Menurutnya, siswa merupakan pihak yang secara langsung merasakan implementasi kurikulum sehingga aspirasi dan masukan mereka perlu didengar.
“Kami ingin kurikulum yang disusun benar-benar sesuai dengan kebutuhan siswa dan perkembangan zaman. Oleh karena itu, keterlibatan pengurus OSIM dalam forum ini menjadi bentuk pembelajaran demokrasi sekaligus upaya menghadirkan kurikulum yang lebih baik dan berpihak pada peserta didik,” ujar Sugiyono.
Partisipasi Ketua dan Wakil Ketua OSIM dalam kegiatan uji publik ini menunjukkan bahwa MTsN 6 Bantul tidak hanya menjadikan siswa sebagai objek pendidikan, tetapi juga melibatkan mereka sebagai bagian penting dalam proses pengembangan kebijakan madrasah. Melalui keterlibatan tersebut, diharapkan kurikulum yang disusun benar-benar mampu menjawab kebutuhan peserta didik sekaligus mendukung terwujudnya madrasah yang unggul dalam prestasi, karakter, dan keterampilan abad 21.(jks/ewh)
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
