Humas_matsanaba

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Disiplin Digital, Siswa MTsN 6 Bantul Bijak Gunakan HP Saat Ujian
Disiplin Digital, Siswa MTsN 6 Bantul Bijak Gunakan HP Saat Ujian

Disiplin Digital, Siswa MTsN 6 Bantul Bijak Gunakan HP Saat Ujian

Bantul (MTsN 6 Bantul)— Budaya disiplin dan tanggung jawab siswa MTsN 6 Bantul tampak nyata dalam pelaksanaan asesmen pada Rabu, 10 Juni 2026. Setelah menyelesaikan mata pelajaran pertama yang diujikan, para siswa dengan tertib mengembalikan handphone (HP) mereka ke dalam lemari khusus yang telah disediakan oleh madrasah. Kegiatan ini berlangsung dengan rapi di setiap ruang ujian tanpa perlu diingatkan berulang oleh pengawas.

Dalam satu hari, asesmen dilaksanakan untuk dua mata pelajaran. Menariknya, setelah sesi pertama selesai, siswa tidak membawa HP mereka saat waktu istirahat. Mereka memilih untuk benar-benar memanfaatkan waktu istirahat sebagai jeda dari aktivitas belajar, tanpa terganggu penggunaan gawai. Tidak terlihat satu pun siswa yang menggunakan HP di luar waktu yang telah ditentukan.

Kebiasaan ini menjadi bagian dari upaya madrasah dalam melatih kedisiplinan serta membangun sikap bijak dalam penggunaan teknologi. Siswa dibiasakan untuk memahami bahwa HP adalah alat bantu belajar yang digunakan sesuai kebutuhan, bukan untuk penggunaan bebas selama berada di lingkungan madrasah.

Kebijakan ini juga didukung oleh penerapan sistem Jogja Madrasah Digital (JMD) dalam pelaksanaan asesmen. Dengan memanfaatkan perangkat HP milik siswa sebagai media ujian, madrasah mampu menghemat biaya operasional tanpa harus menyediakan perangkat tambahan dalam jumlah besar. Selain efisien, sistem ini juga melatih siswa untuk bertanggung jawab terhadap perangkat yang mereka gunakan.

Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono, memberikan apresiasi atas sikap disiplin yang ditunjukkan oleh para siswa. “Kami sangat bangga melihat kesadaran siswa dalam mengikuti aturan yang telah ditetapkan. Ini bukan hanya tentang tertib saat ujian, tetapi juga tentang pembentukan karakter. Siswa belajar kapan harus menggunakan teknologi dan kapan harus meletakkannya,” ungkap beliau.

Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa kebijakan ini merupakan langkah strategis dalam menghadapi perkembangan digital di dunia pendidikan. “Melalui kebijakan ini, kami ingin menanamkan nilai tanggung jawab, kejujuran, dan kedisiplinan. Harapannya, kebiasaan baik ini akan terus terbawa dalam kehidupan mereka sehari-hari,” tambahnya.(nov)

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post