Pesan Kakanwil Kemenag DIY di Wisuda MTsN 6 Bantul, Rajin Belajar, Hormati Orang Tua, dan
Bantul (MTsN 6 Bantul) – Suasana penuh haru mewarnai acara Wisuda Purnasiswa dan Haflah Quraniyah MTsN 6 Bantul yang digelar di Warong Omah Sawah Bantul pada Rabu (3/6/2026). Pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta yang di wakili oleh Bapak Basori Alwi, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan. Ia mengapresiasi capaian para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di MTsN 6 Bantul sekaligus menghafalkan Al-Qur’an sebagai bekal kehidupan di masa depan.
Dalam sambutannya, Basori Alwi berpesan agar para siswa terus memiliki semangat belajar yang tinggi. Menurutnya, keberhasilan seseorang dalam menuntut ilmu memerlukan beberapa syarat penting, yaitu kerajinan, kemauan belajar yang kuat, kesabaran, dukungan biaya pendidikan, bimbingan guru, serta waktu yang panjang. “Ilmu yang bermanfaat tidak diperoleh secara instan. Harus rajin, memiliki kemauan belajar, sabar, ada biaya, ada guru yang membimbing, dan membutuhkan waktu yang panjang,” ujarnya di hadapan para siswa dan orang tua.
Selain menekankan pentingnya pendidikan, Basori juga mengingatkan para wisudawan agar tidak meninggalkan salat dalam kondisi apa pun. Ia menegaskan bahwa salat merupakan pondasi utama kehidupan seorang muslim. Di samping itu, para siswa diminta untuk senantiasa berbakti dan patuh kepada orang tua yang telah berjuang mendampingi mereka selama menempuh pendidikan di madrasah.
Pesan khusus juga disampaikan kepada para orang tua. Basori Alwi mengajak mereka untuk memberikan teladan yang baik kepada putra-putrinya. Menurutnya, pendidikan karakter dalam keluarga tidak cukup hanya melalui nasihat. “Orang tua jangan terlalu banyak berbicara, tetapi berikan contoh yang baik kepada anak-anak. Keteladanan akan lebih mudah ditiru dan diingat daripada sekadar nasihat,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Basori Alwi menyampaikan bahwa sekitar 70 persen maju mundurnya sebuah madrasah sangat ditentukan oleh kepemimpinan kepala madrasah. Menanggapi hal tersebut, Kepala MTsN 6 Bantul Sugiyono menyampaikan bahwa keberhasilan madrasah tidak dapat dicapai sendiri. Dukungan berbagai pihak, mulai dari guru, komite, orang tua, alumni, hingga stakeholder lainnya, menjadi faktor penting dalam mewujudkan kemajuan madrasah. Ia berharap sinergi yang telah terjalin selama ini dapat terus diperkuat demi meningkatkan kualitas pendidikan dan prestasi MTsN 6 Bantul di masa mendatang. (ewh)
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan