Sarat Makna dan Budaya, Kirab Wisuda Purna Siswa dan Haflah Quraniyah Diiringi Gending Ibu
Bantul (MTs Negeri 6 Bantul) -- Suasana khidmat bercampur haru menyelimuti jalannya prosesi Wisuda Purna Siswa dan Haflah Qur'aniyah yang digelar pada Rabu, 03 Juni 2026. Acara yang menjadi penanda kelulusan sekaligus pencapaian spiritual para siswa ini berlangsung dengan sangat megah dan kental akan nuansa budaya Jawa.Salah satu momen paling sakral dalam prosesi ini adalah prosesi kirab wisuda. Langkah tegap para wisudawan dan wisudawati berpadu indah dengan alunan Gending Ibu Pertiwi yang mengalun syahdu. Musik gamelan yang megah namun menyentuh hati ini berhasil membangun atmosfer yang penuh rasa cinta tanah air dan rasa syukur yang mendalam di area panggung utama.
Suasana semakin berwibawa berkat pembacaan Condro (panyandra) yang memandu jalannya kirab secara estetis. Narasi budaya yang menggambarkan keindahan, kesantunan, dan keluhuran budi para siswa tersebut dibawakan dengan sangat apik oleh Raka, yang merupakan alumni berbakat dari MTsN 6 Bantul. Suara dan penjiwaan Raka dalam membawakan condro berhasil memukau seluruh hadirin, termasuk jajaran guru, orang tua, dan tamu undangan.
Kepala Madrasah, Bapak Sugiyono, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas kelulusan para siswa angkatan ini. Beliau menekankan pentingnya menjaga integrasi antara ilmu agama dan kelestarian budaya.
"Melalui perpaduan Gending Ibu Pertiwi dan Haflah Qur'aniyah ini, kami ingin menitipkan pesan kepada anak-anak agar kemanapun mereka melangkah nanti, mereka tetap menjadi generasi yang Qur'ani namun tidak pernah lupa akan akar budaya dan cinta tanah air," tutur Bapak Sugiyono penuh harap.
Rasa haru dan syukur juga diungkapkan oleh Zabarjad, siswa kelas 9D yang menjadi salah satu peserta wisuda terbaik. Ia mengaku sangat berkesan dengan konsep wisuda yang diikutinya hari ini.
"Prosesi kirab tadi benar-benar membuat merinding, terutama saat diiringi gending Jawa dan dipandu oleh condro dari Kak Raka. Kami merasa dilepas dengan cara yang sangat terhormat. Terima kasih kepada bapak ibu guru yang telah membimbing kami hingga bisa menyelesaikan hafalan Al-Qur'an dan lulus dengan bekal yang luar biasa ini," ungkap Zabarjad dengan mata berkaca-kaca.
Perpaduan antara keluhuran tradisi lokal melalui gending Jawa dan lantunan ayat suci Al-Qur'an menegaskan komitmen madrasah dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik dan berkarakter budaya, tetapi juga kokoh secara spiritual.
Acara yang berlangsung sejak pagi hari ini berjalan dengan lancar dan ditutup dengan doa bersama, menandai kesiapan para purna siswa untuk melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dengan membawa bekal ilmu dan akhlakul karimah.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan