Siswa MTsN 6 Bantul Jadi MC Pengajian 10 Muharam, Wujud Implementasi Ekstrakurikuler Publi
Bantul (MTsN 6 Bantul) – Salah satu siswa MTs Negeri 6 Bantul dipercaya menjadi Master of Ceremony (MC) dalam kegiatan Pengajian Peringatan 10 Muharam yang diselenggarakan di MTs Negeri 6 Bantul. Kesempatan tersebut menjadi ajang bagi siswa untuk mengimplementasikan kemampuan yang diperoleh melalui kegiatan Ekstrakurikuler Public Speaking di madrasah.
Dengan penuh percaya diri, dua siswa MTsN 6 Bantul Alya Fauziah dari kelas VIIE dan Alia Oktavian dari kelas VIIF memandu jalannya acara sejak pembukaan hingga penutupan. Kemampuan berbicara yang baik, penguasaan acara, serta sikap santun yang ditunjukkan mendapat apresiasi dari kepala madrasah dan bapak ibu guru.
Kepala MTs Negeri 6 Bantul menyampaikan bahwa keterlibatan siswa sebagai MC dalam kegiatan di madrasah merupakan salah satu bentuk nyata keberhasilan pembinaan bakat dan minat siswa melalui program ekstrakurikuler. Menurutnya, kemampuan berbicara di depan umum merupakan keterampilan penting yang perlu dimiliki peserta didik sebagai bekal di masa depan. “Ekstrakurikuler Public Speaking tidak hanya melatih siswa untuk berani berbicara di depan umum, tetapi juga membentuk karakter percaya diri, komunikatif, dan mampu berinteraksi dengan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi siswa yang telah berani mengasah mental melalui penampilannya sebagai MC dalam kegiatan pengajian ini,” ujar Sugiyono.
Ekstrakurikuler Public Speaking di MTs Negeri 6 Bantul secara rutin memberikan pelatihan mengenai teknik berbicara, pengelolaan suara, penyusunan naskah acara, serta praktik menjadi pembawa acara dalam berbagai kegiatan madrasah, presentasi maupun pidato. Melalui program ini, siswa didorong untuk mengembangkan potensi diri dan meningkatkan keterampilan komunikasi secara efektif.
Kepercayaan yang diberikan kepada siswa untuk memandu acara Pengajian Peringatan 10 Muharam menjadi bukti bahwa kemampuan yang diasah di madrasah dapat diterapkan secara langsung di kegiatan madrasah. Diharapkan pengalaman tersebut semakin memotivasi siswa untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensi public speaking sehingga mampu menjadi generasi yang percaya diri, berakhlak mulia, dan siap berkontribusi bagi lingkungan sekitar. (wik)
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan