Humas_matsanaba

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Tim Riset MTsN 6 Bantul Paparkan Rencana Kolaborasi dan Desain Media di SLB Islam Qothrunn
Tim Riset MTsN 6 Bantul Paparkan Rencana Kolaborasi dan Desain Media di SLB Islam Qothrunnada

Tim Riset MTsN 6 Bantul Paparkan Rencana Kolaborasi dan Desain Media di SLB Islam Qothrunn

Bantul (MTsN 6 Bantul) — Tim riset MTsN 6 Bantul melaksanakan kunjungan ke SLB Islam Qothrunnada pada Senin, 22 Juni 2026, dengan agenda utama memaparkan rencana kerja sama penelitian sekaligus memperkenalkan rancangan awal media pembelajaran yang akan dikembangkan.

Dalam pertemuan tersebut, tim peneliti yang terdiri dari Muhammad Rafif Hibatullah dan Ahmad Nuril Mutamatin menjelaskan konsep board game “Balok Hitung Mataraman” yang mengintegrasikan unsur etnomatematika dengan jejak sejarah Mataram Islam. Media ini dirancang dalam bentuk permainan balok berhitung yang sederhana, visual, dan interaktif agar mudah digunakan oleh siswa berkebutuhan khusus.

Paparan meliputi mekanisme permainan, desain alat, serta bagaimana unsur budaya lokal dimasukkan ke dalam materi numerasi. Tim juga menunjukkan sketsa awal dan alur permainan sebagai gambaran implementasi di kelas inklusif SLB.

Kepala SLB Islam Qothrunnada, Tri Purwanti, menyambut baik pemaparan tersebut. Ia menilai bahwa rancangan media yang ditawarkan cukup menarik dan berpotensi membantu siswa dalam memahami konsep dasar matematika secara lebih konkret. “Pendekatan melalui permainan seperti ini sangat sesuai bagi anak-anak kami, karena lebih mudah dipahami dan menyenangkan,” ujarnya.

Diskusi berlangsung interaktif dengan masukan dari pihak SLB terkait penyesuaian desain alat agar lebih ramah bagi kebutuhan siswa, baik dari segi ukuran, warna, maupun tingkat kesulitan permainan.

Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono, menyampaikan dukungannya terhadap langkah inovatif ini. “Kami berharap kolaborasi ini dapat berjalan dengan baik hingga tahap implementasi, sehingga hasil penelitian benar-benar memberikan dampak bagi dunia pendidikan, khususnya pendidikan inklusif,” ungkapnya.

Sementara itu, Koordinator Riset MTsN 6 Bantul, Novrita, menegaskan bahwa tahap perancangan ini menjadi bagian penting dalam memastikan media yang dikembangkan sesuai kebutuhan pengguna. “Masukan dari pihak SLB sangat berharga bagi penyempurnaan desain, agar nantinya media ini benar-benar aplikatif dan efektif,” jelasnya.

Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menyatukan gagasan antara peneliti dan praktisi pendidikan, guna menghasilkan media pembelajaran yang tidak hanya inovatif, tetapi juga tepat guna bagi siswa berkebutuhan khusus.(nov)

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post