Humas_matsanaba

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Pembacaan Nadzom Asmaul Husna Jadi Media Pendampingan Murid Udzur di MTsN 6 Bantul
Pembacaan Nadzom Asmaul Husna Jadi Media Pendampingan Murid Udzur di MTsN 6 Bantul

Pembacaan Nadzom Asmaul Husna Jadi Media Pendampingan Murid Udzur di MTsN 6 Bantul

Bantul (MTsN 6 Bantul) - Guru Bimbingan dan Konseling (BK) bersama mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) melaksanakan pendampingan bagi murid yang sedang berhalangan (udzur) saat pelaksanaan salat Dhuha pada Selasa (28/07/2026) pagi di lapangan MTsN 6 Bantul. Pendampingan diwujudkan melalui kegiatan pembacaan Nadzom Asma'ul Husna yang berlangsung tertib dan khidmat.

Selama murid lain melaksanakan salat Dhuha berjamaah, para murid yang sedang udzur mengikuti kegiatan pembacaan Nadzom Asma'ul Husna secara bersama-sama. Kegiatan ini bertujuan agar seluruh murid tetap dapat mengisi waktu dengan aktivitas yang bermanfaat, meningkatkan kecintaan kepada Allah Swt., serta membiasakan diri melantunkan Asma'ul Husna meskipun sedang tidak dapat mengikuti ibadah salat.

Sebelum kegiatan dimulai, Guru BK bersama mahasiswa PK melakukan absensi secara tertib kepada seluruh murid yang hadir. Pendataan dilakukan untuk memastikan kehadiran sekaligus mencatat lamanya masa datang bulan (haid) setiap murid sebagai bagian dari administrasi dan pemantauan yang dilaksanakan secara bijaksana, tetap mengedepankan kenyamanan serta menjaga privasi murid.

Selama kegiatan berlangsung, para murid mengikuti pembacaan Nadzom Asma'ul Husna dengan khidmat dan penuh semangat. Guru BK dan mahasiswa PK turut memberikan arahan serta pendampingan sehingga kegiatan berjalan dengan tertib, kondusif, dan memberikan manfaat bagi para murid.

Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono menyampaikan bahwa pendampingan bagi murid yang sedang udzur merupakan bagian dari upaya madrasah untuk memberikan layanan yang adil kepada seluruh murid. "Meskipun sedang berhalangan mengikuti salat dhuha, murid tetap kami dampingi melalui kegiatan yang bernilai religius. Dengan demikian, mereka tetap memperoleh pembinaan karakter dan merasa menjadi bagian dari setiap aktivitas madrasah," kata Sugiyono.

Sementara itu, Guru BK, Sahnicha menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana untuk membangun kedisiplinan dan kepedulian terhadap kondisi setiap murid. "Pendataan dilakukan secara tertib dan penuh empati. Harapannya, murid merasa nyaman, tetap mendapatkan pendampingan yang baik, serta dapat memanfaatkan waktu dengan kegiatan yang positif melalui pembacaan Nadzom Asma'ul Husna," ujar Sahnicha.

Melalui kegiatan ini, MTsN 6 Bantul terus berupaya menghadirkan layanan yang ramah, religius, dan inklusif bagi seluruh murid. Pendampingan bagi murid yang sedang udzur tidak hanya menjadi bentuk pengawasan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter sehingga setiap murid tetap memperoleh pengalaman belajar yang bermakna selama berada di lingkungan madrasah. (nic)

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post