Kelas VIII C Aktif dan Antusias Lakukan Uji Makanan di Lab IPA Matsanaba
Bantul(MTs N 6 Bantul) - Suasana Laboratorium IPA MTsN 6 Bantul (Matsanaba) tampak aktif dan penuh antusiasme pada Jumat (21/08/26). Sebanyak 29 murid kelas VIII C mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) IPA bersama Bu Dian dengan melakukan praktikum uji makanan untuk mengetahui kandungan nutrisi dalam berbagai jenis makanan.
Tiga murid lainnya tidak dapat mengikuti KBM karena sedang mengikuti kegiatan Perkamuda di Bumi Perkemahan Prambanan. Meskipun demikian, kegiatan praktikum tetap berlangsung dengan penuh semangat. Murid bekerja dalam kelompok, melakukan percobaan, mengamati perubahan yang terjadi pada sampel, berdiskusi, hingga mempresentasikan hasil pengamatannya.
Materi yang dipraktikkan adalah uji kandungan karbohidrat, glukosa, protein, dan lemak. Beberapa sampel makanan yang digunakan antara lain nasi, pisang, putih telur, tempe, minyak goreng, dan susu. Untuk menguji kandungan zat makanan tersebut, murid menggunakan beberapa reagen, yaitu Lugol, Biuret, Benedict, serta kertas buram.
KBM diawali dengan menampilkan dua jenis hidangan makanan. Bu Dian mengajak murid mengamati kedua hidangan tersebut dan menanyakan kandungan nutrisi yang terdapat di dalamnya. Melalui kegiatan awal tersebut, murid diajak membandingkan kandungan nutrisi dari kedua menu sekaligus memahami pentingnya memilih makanan yang sehat dan memiliki kandungan nutrisi yang cukup.
Selanjutnya, Bu Dian menjelaskan kegiatan praktikum yang akan dilakukan. Murid diminta menguji sampel makanan yang telah disediakan untuk mengetahui apakah sampel tersebut mengandung karbohidrat, glukosa, protein, atau lemak. Murid kemudian mengamati dan mencatat perubahan warna maupun perubahan lain yang terjadi setelah sampel diberi reagen.
Kegiatan praktikum berlangsung dengan sangat aktif. Murid tidak hanya melakukan percobaan secara berkelompok, tetapi juga terlibat dalam diskusi untuk menganalisis hasil pengamatan. Antusiasme semakin terlihat ketika setiap kelompok mempresentasikan hasil kerja mereka di hadapan teman-temannya. Sebanyak 29 murid yang mengikuti KBM tampak menikmati proses pembelajaran dan merasa puas karena dapat memahami konsep zat makanan melalui pengalaman praktikum secara langsung.
Pada akhir kegiatan, Bu Dian mengarahkan murid untuk melakukan generalisasi terhadap hasil uji makanan yang telah dilakukan. Hasil pengamatan setiap kelompok dibahas bersama untuk memperkuat pemahaman konsep sekaligus meluruskan berbagai kekeliruan yang mungkin muncul selama praktikum. Bu Dian juga memberikan penjelasan penting mengenai hasil pengujian serta melakukan koreksi terhadap pelaksanaan kegiatan praktikum.
Untuk semakin menguatkan konsep yang telah dipelajari, Bu Dian kembali mengulas materi yang berkaitan dengan soal pretes yang telah diberikan pada awal pembelajaran. Pembahasan tersebut dilakukan sebelum kegiatan ditutup dengan mengingatkan murid mengenai tugas lanjutan yang dapat diakses melalui JMD.
Sebagai pengampu pembelajaran, Bu Dian merasa puas dengan pelaksanaan KBM yang berjalan dengan baik. Keaktifan dan antusiasme murid menjadi salah satu indikator bahwa pembelajaran berbasis praktikum mampu menciptakan pengalaman belajar IPA yang menyenangkan sekaligus bermakna.
Sementara itu, Ihsan selaku guru kolaborator berharap kegiatan KBM IPA berikutnya dapat semakin mendorong kreativitas murid. Hal tersebut tentunya perlu didukung dengan fasilitas laboratorium yang semakin tertata, lengkap, dan memadai sehingga dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi murid untuk bereksperimen, berdiskusi, dan mengembangkan keterampilan proses sains.
Kegiatan uji makanan di Laboratorium IPA MTsN 6 Bantul menjadi salah satu contoh bahwa pembelajaran IPA tidak hanya berlangsung melalui penjelasan teori, tetapi juga dapat dilakukan melalui pengalaman langsung. Dengan praktikum, murid belajar menghubungkan konsep dengan kehidupan sehari-hari sekaligus membangun sikap ilmiah melalui kegiatan mengamati, mencoba, berdiskusi, menyimpulkan, dan mengomunikasikan hasil.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
