Tampil Percaya Diri, Siswi IX E MTsN 6 Bantul Khitobah tentang Kebersihan
Bantul (MTsN 6 Bantul) --- Menanamkan nilai-nilai keislaman sekaligus membangun keberanian siswa untuk tampil di depan umum terus dilakukan di MTsN 6 Bantul. Salah satunya melalui kegiatan khitobah yang dilaksanakan setelah salat Dhuha berjamaah di Musala Al Hikmah, Selasa (11/8). Pada kesempatan tersebut, Is'ya Liana Fahira, siswi kelas IX E, mewakili kelasnya untuk menyampaikan khitobah dengan tema "Kebersihan Itu Sebagian daripada Iman." Dengan penuh percaya diri, Is'ya menyampaikan pesan penting tentang bagaimana menjaga kebersihan sebagai bagian dari penerapan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam khitobahnya, Is'ya mengajak teman-temannya membayangkan kondisi sekolah apabila dipenuhi sampah, ruang kelas berbau tidak sedap, dan kamar mandi yang kotor. Menurutnya, kondisi tersebut tentu akan membuat warga sekolah merasa tidak nyaman dalam belajar dan beraktivitas. Ia kemudian mengingatkan sebuah ungkapan yang sangat dikenal di kalangan umat Islam, "Kebersihan sebagian dari iman" (Annadhofatu minal iiman). Pesan tersebut, lanjutnya, mengajarkan bahwa seorang muslim hendaknya membiasakan diri hidup bersih.
Is'ya tampil percaya diri di hadapan guru dan teman-temannya (Sumber: Dok. Foto Pribadi)
Is'ya juga menekankan bahwa menjaga kebersihan tidak harus dimulai dari tindakan besar. Hal-hal sederhana justru dapat menjadi kebiasaan positif yang dilakukan setiap hari, seperti membuang sampah pada tempatnya, merapikan tempat tidur, menjaga kebersihan kelas, mandi dan menjaga kebersihan tubuh, serta tidak membuang sampah sembarangan. Di akhir khitobah, Is'ya mengajak seluruh teman-temannya untuk bersama-sama membangun budaya hidup bersih dengan memulainya dari diri sendiri.
Kepala Madrasah, Sugiyono, mengapresiasi penampilan siswi IX E yang mampu menyampaikan materi khitobah dengan percaya diri dan pesan yang relevan dengan kehidupan warga madrasah. Menurut Sugiyono, kegiatan khitobah tidak hanya menjadi sarana bagi siswa untuk belajar menyampaikan pesan-pesan keagamaan, tetapi juga melatih keberanian, kemampuan berkomunikasi, serta membangun karakter siswa. "Tema yang disampaikan Ananda Is'ya sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari di madrasah. Kebersihan merupakan tanggung jawab bersama dan harus menjadi budaya yang kita bangun bersama. Melalui kegiatan seperti ini, siswa tidak hanya belajar berbicara di depan umum, tetapi juga belajar mengamalkan nilai-nilai yang disampaikannya," ujar Sugiyono.
Penampilan Is'ya menjadi pengingat bahwa menjaga kebersihan bukan sekadar persoalan lingkungan yang nyaman, tetapi juga bentuk tanggung jawab dan kebiasaan baik yang perlu dimulai dari setiap pribadi. (agt)
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
