Humas_matsanaba

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
FKTU DIY Gelorakan PMPZI Menuju Madrasah Berintegritas
FKTU DIY Gelorakan PMPZI Menuju Madrasah Berintegritas

FKTU DIY Gelorakan PMPZI Menuju Madrasah Berintegritas

Bantul (MTsN 6 Bantul) -- Forum Kepala Tata Usaha (FKTU) Madrasah Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar kegiatan pada Selasa (22/09/2026) di MAN 1 Yogyakarta. Kegiatan tersebut diikuti oleh para Kepala Tata Usaha (KTU) madrasah se-DIY dengan salah satu topik utama pembahasan mengenai Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) di Madrasah. Kepala Tata Usaha MTsN 6 Bantul, M. Yasin Nuryanto, S.T., turut mengikuti kegiatan tersebut.

Ketua FKTU Madrasah DIY, Hj. Sri Wulandari, M.M., menyampaikan bahwa Kepala Tata Usaha memiliki peran strategis dalam keberhasilan pelaksanaan PMPZI di madrasah. Menurutnya, KTU menjadi salah satu kunci utama dalam memastikan seluruh proses pembangunan Zona Integritas berjalan secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman yang mendalam dan menyeluruh mengenai konsep serta tahapan Zona Integritas. "KTU merupakan kunci utama keberhasilan PMPZI di madrasah, maka diperlukan pemahaman yang mendalam tentang keseluruhan Zona Integritas," jelasnya.

Kegiatan tersebut juga menghadirkan narasumber Anisa Kurnia Sari, S.T., M.M., dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta. Narasumber yang memiliki pengalaman dalam mengantarkan Kementerian Agama Kota Yogyakarta meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) tersebut menjelaskan bahwa PMPZI perlu menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari. "PMPZI adalah bagian dari napas keseharian kita dalam melaksanakan kinerja. Saat ini, seluruh madrasah di DIY harus mulai menyiapkan dokumen-dokumen sebagai eviden yang diunggah melalui aplikasi PMPZI, kemudian menjelang akhir tahun disubmit kepada Menteri Agama," ungkapnya.

Lebih lanjut, Anisa menjelaskan bahwa komitmen menuju predikat WBK dan WBBM diawali dengan penilaian melalui aplikasi PMPZI. Untuk itu, setiap madrasah perlu mempersiapkan dokumen pendukung secara tertib, lengkap, dan berkelanjutan. Melalui kegiatan FKTU tersebut diharapkan seluruh KTU madrasah di DIY semakin memahami mekanisme PMPZI serta mampu mendorong madrasah masing-masing untuk memenuhi seluruh indikator penilaian sehingga dapat mengikuti proses penilaian oleh Tim Penilai Internal (TPI).

Kegiatan FKTU DIY ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun tata kelola madrasah yang berintegritas, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan. Dengan kesiapan administrasi dan eviden yang baik serta pemahaman yang sama mengenai Zona Integritas, madrasah diharapkan mampu mewujudkan budaya kerja yang semakin profesional dan berintegritas.(yasin)

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post