Kepala MTsN 6 Bantul Dampingi Intensif Siswa Kelas IX Sukses TKA-TKAD
Bantul (MTsN 6 Bantul) – Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono, memberikan pendampingan dan pembimbingan secara intensif kepada enam siswa kelas IX sebagai persiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD). Pembimbingan perdana dilaksanakan pada Rabu (16/9/2026) di ruang tamu Kepala MTsN 6 Bantul.
Keenam siswa yang mengikuti pembimbingan tersebut adalah Putri Mayfiyani, Fachri Usaidhia Achtung, Mila Oktavia Nuraini, Athaya Nizar Maheswara, Na’ila Tassy arofah, dan Muhammad Raditya Sujadmiko.
Dalam pembimbingan perdana tersebut, Sugiyono memberikan penguatan kepada siswa mengenai pentingnya motivasi dari dalam diri. Menurutnya, semangat untuk meraih keberhasilan yang paling kuat berasal dari diri sendiri. “Semangat untuk meraih keberhasilan yang paling kuat berasal dari diri sendiri. Karena itu, tumbuhkan motivasi dari dalam diri untuk terus belajar, berusaha, dan mempersiapkan diri menghadapi TKA-TKAD,” pesannya.
Sugiyono juga mengingatkan siswa agar membangun kedisiplinan melalui pengaturan waktu. Menurutnya, keinginan untuk belajar, beribadah, dan melakukan berbagai aktivitas positif perlu diwujudkan dalam kebiasaan yang terjadwal. “Untuk memaksa diri kita melakukan proses belajar, ibadah, dan kegiatan lainnya, hendaknya ada jadwal untuk diri kita masing-masing. Dengan jadwal, kita belajar mengatur waktu dan mendisiplinkan diri,” jelasnya.
Selain ikhtiar melalui belajar dan latihan, Sugiyono menekankan pentingnya menjaga ibadah dan berserah diri kepada Allah Swt. Ia mengingatkan siswa agar tidak meninggalkan ibadah dalam proses mengejar keberhasilan akademik. “Jangan sampai meninggalkan ibadah ataupun penyerahan segala sesuatu kepada Allah Swt. Ikhtiar nyata merupakan bentuk pengakuan bahwa ada Zat yang mampu memberikan apa yang kita harapkan. Karena itu, usaha harus berjalan bersama doa dan tawakal,” tuturnya.
Salah satu siswa, Putri Mayfiyani, selaku ketua kelompok, tampak antusias menyimak arahan yang disampaikan pembimbing. Ia menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bimbingan yang diberikan kepala madrasah. “Terima kasih atas bimbingannya, Pak. Kami siap melaksanakan semua arahan dari Bapak,” ujar Putri.
Pada kesempatan tersebut, keenam siswa juga memperlihatkan hasil proses penulisan soal melalui program one day one soal yang telah mereka lakukan. Soal-soal yang ditulis secara rutin tersebut kemudian diperiksa dan ditandatangani oleh pembimbing sebagai bentuk pemantauan terhadap proses belajar siswa.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah membangun kebiasaan belajar yang konsisten sekaligus melatih siswa untuk bertanggung jawab terhadap target belajarnya. Pendampingan tidak hanya berfokus pada penguasaan materi, tetapi juga pada pembentukan disiplin, motivasi, dan penguatan karakter religius. (rin)
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
