Ketua Timses TKA MTsN 6 Bantul Kembangkan Strategi Belajar Kelompok Kecil
Bantul (MTsN 6 Bantul) --- Persiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun Pelajaran 2026/2027 terus dilakukan MTsN 6 Bantul melalui penguatan strategi pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pengembangan pola belajar dalam kelompok-kelompok kecil yang diarahkan langsung oleh Ketua Tim Sukses (Timses) TKA MTsN 6 Bantul, Wiwik Winarni.
Kegiatan penguatan strategi belajar tersebut dilaksanakan pada Kamis (17/9/2026) di Musala Al-Hikmah MTsN 6 Bantul, setelah pelaksanaan salat dhuha. Kegiatan diikuti oleh Wiwik Winarni selaku Ketua Timses TKA, Sri Surmiyati, Wali Kelas IX A sekaligus guru Matematika yang mewakili pembimbing kelompok kecil, serta seluruh ketua kelompok belajar yang mewakili 36 siswa.
Dalam kegiatan tersebut, Wiwik mengajak para ketua kelompok belajar menyusun strategi yang dapat membangun kebiasaan belajar siswa secara konsisten. Salah satu strategi yang disepakati adalah pembiasaan "one day one soal", yaitu setiap kelompok secara rutin menyusun soal sekaligus menyiapkan kunci jawaban untuk kemudian ditukarkan dengan teman dalam kelompoknya.
Soal yang telah ditukarkan selanjutnya dikerjakan oleh anggota kelompok. Hasil pengerjaan kemudian dikomunikasikan dan dipresentasikan di hadapan guru pembimbing. Pola ini diharapkan dapat melatih siswa tidak hanya dalam menyelesaikan soal, tetapi juga dalam menyusun soal, memahami konsep, mengomunikasikan hasil pemikiran, serta melakukan evaluasi terhadap jawaban.
"Pembiasaan ini diharapkan dapat membuat anak-anak terbiasa berlatih setiap hari. Tidak hanya mengerjakan soal, tetapi juga belajar menyusun soal dan memahami cara mendapatkan jawabannya," jelas Wiwik.
Selain pembiasaan latihan soal, penguatan penguasaan rumus Matematika dan IPA menjadi salah satu sasaran pembelajaran berikutnya. Siswa akan dibiasakan menghafal sekaligus menerapkan rumus dalam berbagai latihan penyelesaian soal.
Menurut Wiwik, penguasaan rumus yang disertai latihan secara berulang dapat menjadi salah satu modal bagi siswa untuk mempercepat kemampuan dalam memahami dan memecahkan masalah yang terdapat dalam soal.
"Dengan pembiasaan menghafal dan menerapkan rumus dalam latihan menyelesaikan soal, anak-anak diharapkan lebih siap menghadapi TKA yang akan datang. Tentunya diperlukan kesungguhan dan ketekunan semua siswa selama belajar, baik dalam kelompok kecil, di kelas, maupun saat les dan menghadapi try out," ungkapnya.
Sementara itu, Sri Surmiyati menyambut positif inisiatif pengembangan strategi belajar melalui kelompok kecil tersebut. Sebagai wali kelas sekaligus bagian dari pembimbing kelompok kecil, Sri menilai keterlibatan siswa secara aktif dalam proses belajar dapat menjadi pengalaman positif dalam mempersiapkan diri menghadapi TKA.
"Saya merasa senang dengan inisiasi ini. Semoga pada TKA mendatang putra-putri Matsanaba dapat meraih nilai dan prestasi yang lebih baik," harap Sri.
Pengembangan kelompok belajar ini menjadi bagian dari ikhtiar MTsN 6 Bantul dalam membangun budaya belajar yang aktif, konsisten, kolaboratif, dan berkelanjutan. Melalui sinergi antara guru pembimbing, ketua kelompok, dan seluruh siswa, persiapan TKA diharapkan dapat dilakukan secara lebih terarah sehingga siswa memiliki kesiapan akademik dan kebiasaan belajar yang semakin baik. (Ihsan)
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
