Melalui Forum MGMP Guru Bahasa Inggris MTsN 6 Bantul Antusias Belajar
Bantul (MTsN 6 Bantul) --- Semangat untuk terus meningkatkan kompetensi dan menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna ditunjukkan guru Bahasa Inggris MTsN 6 Bantul, Agustina Suhartati dan Rusmiyati melalui keikutsertaan dalam Workshop Asesmen dan Pembelajaran Berdiferensiasi yang diselenggarakan oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris MTs Kabupaten Bantul, Selasa (8/9), di MTsN 4 Bantul. Kegiatan ini menjadi ruang bagi para guru untuk memperkuat pemahaman sekaligus berbagi praktik mengenai asesmen dan pembelajaran berdiferensiasi. Dua materi tersebut dinilai penting dalam mendukung guru menghadirkan pembelajaran yang mampu mengakomodasi keberagaman kemampuan, kebutuhan, dan karakteristik peserta didik.
Para peserta workshop sedang fokus mndengarkan paparan materi dari narasumber (Sumber: Dok Foto Pribadi)
Workshop menghadirkan dua narasumber dari Pengawas Kementerian Agama Kabupaten Bantul, yakni Miftakhul Bahri dan Suhadi. Keduanya secara bergantian memberikan penguatan kepada peserta terkait penerapan asesmen serta pembelajaran berdiferensiasi dalam proses pembelajaran di madrasah. Paparan pertama disampaikan oleh Miftakhul Bahri. Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan penguatan mengenai asesmen sebagai bagian penting dari proses pembelajaran. Asesmen tidak semata-mata digunakan untuk mengetahui capaian belajar peserta didik, tetapi juga menjadi pijakan bagi guru dalam mengambil keputusan dan merancang pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Sesi berikutnya dilanjutkan oleh Suhadi yang menyampaikan materi mengenai pembelajaran berdiferensiasi. Para peserta diajak melihat bahwa setiap peserta didik memiliki karakteristik, kemampuan, minat, dan kebutuhan belajar yang beragam. Karena itu, guru perlu merancang pembelajaran yang mampu memberikan ruang bagi keberagaman tersebut. Tidak berhenti pada pemaparan materi, Suhadi juga mengajak peserta untuk terlibat langsung dalam praktik secara berkelompok. Para guru berdiskusi dan menyusun praktik pembelajaran berdiferensiasi yang dapat diterapkan dalam pembelajaran masing-masing.
Hasil praktik kelompok tersebut selanjutnya diunggah ke dalam grup sebagai bagian dari proses berbagi dan mendapatkan umpan balik. Aktivitas ini membuat workshop berlangsung lebih interaktif dan mendorong peserta untuk tidak hanya memahami konsep secara teoritis, tetapi juga mencoba menerapkannya secara nyata.
Antusiasme para guru Bahasa Inggris dalam mengikuti kegiatan terlihat dari keterlibatan mereka selama sesi pemaparan, diskusi, hingga praktik kelompok. Kegiatan MGMP seperti ini menjadi salah satu sarana penting bagi guru untuk terus belajar, berkolaborasi, dan memperkaya strategi pembelajaran. Melalui workshop ini, diharapkan para guru Bahasa Inggris semakin siap menerapkan asesmen yang bermakna serta pembelajaran berdiferensiasi di kelas. Dengan demikian, proses pembelajaran tidak hanya berorientasi pada pencapaian hasil belajar, tetapi juga mampu memberikan pengalaman belajar yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan setiap peserta didik.
Terus belajar, terus berkolaborasi, dan terus berinovasi menjadi langkah penting bagi guru untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna bagi peserta didik. (agt)
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
