PERAK MTsN 6 Bantul Rawat Silaturrahmi, Perkuat Keteladanan
Bantul (MTs Negeri 6 Bantul) --- MTs Negeri 6 Bantul kembali menggelar Pengajian Rutin Ahad Kliwon pada Minggu, (20/9/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh para orang tua siswa, Bapak/Ibu guru, serta pegawai MTs Negeri 6 Bantul. Kegiatan diawali dengan Sema'an Al-Qur'an Juz 28 yang dilantunkan oleh dua siswa MTs Negeri 6 Bantul. Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an tersebut menjadi pembuka yang menyejukkan sekaligus bagian dari upaya madrasah menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap Al-Qur'an.
Setelah Sema'an Al-Qur'an, acara dilanjutkan dengan sambutan Kepala MTs Negeri 6 Bantul yang diwakili oleh Waka Sarana dan Prasarana, Joko Setiawan. Dalam sambutannya, Joko menyampaikan permohonan maaf karena Kepala MTs Negeri 6 Bantul, Bapak Sugiyono, berhalangan hadir karena sedang menghadiri acara lain.
Joko juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua siswa, guru, dan pegawai yang telah hadir dalam kegiatan tersebut. Ia berharap pengajian rutin ini tidak hanya menjadi sarana mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai keagamaan.
Selanjutnya, Ketua Komite MTs Negeri 6 Bantul, Taryana, turut menyampaikan sambutan. Ia menekankan pentingnya sinergi antara madrasah, komite, dan orang tua dalam mendukung pendidikan serta pembentukan karakter peserta didik.
Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Kyai Muhammad Jawis, yang dalam ceramahnya, beliau mengangkat tema penting tentang ikhtiar orang tua dalam mendidik anak menjadi pribadi yang saleh dan salehah. Kyai Muhammad Jawis menyampaikan bahwa ketika orang tua menginginkan anak yang saleh dan salehah, maka hal tersebut hendaknya dimulai dengan mendoakan orang tua terlebih dahulu dan memperbaiki diri sendiri. "Ketika kita menginginkan anak yang saleh dan salehah, kita sebagai orang tua harus mendoakan orang tua kita terlebih dahulu dan memperbaiki diri sendiri," ujar Muhammad Jawis
Menurutnya, orang tua merupakan teladan pertama bagi anak. Oleh karena itu, sebelum mengharapkan anak menjadi pribadi yang baik, orang tua perlu berusaha memperbaiki diri, meningkatkan ketakwaan, serta memberikan contoh yang baik dalam kehidupan sehari-hari.
Pesan yang disampaikan dalam pengajian tersebut diharapkan tidak berhenti di tempat kegiatan. Para jamaah diajak untuk membawa pulang ilmu dan nasihat yang diperoleh untuk disampaikan kepada keluarga di rumah. Dengan demikian, kebaikan yang diperoleh dari pengajian dapat diteruskan dan memberikan manfaat yang lebih luas.
Menyampaikan ilmu dan kebaikan kepada keluarga juga menjadi bagian dari upaya menghidupkan nilai-nilai agama di lingkungan rumah. Dengan ilmu yang diamalkan dan dibagikan kepada orang lain, diharapkan menjadi amal kebaikan yang bernilai pahala. Pengajian Rutin Ahad Kliwon MTs Negeri 6 Bantul pun menjadi momentum untuk menambah ilmu, memperbaiki diri, memperkuat silaturahmi, serta bersama-sama membangun keluarga dan generasi yang berakhlak mulia. (llk/put)
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
