Solehkan Diri untuk Mensolehkan Anak, Inti Pengajian PERAK MTsN 6 Bantul
Bantul (MTsN 6 Bantul) -- Pengajian Rutin Ahad Kliwon (PERAK) MTsN 6 Bantul kembali dilaksanakan pada Minggu (20/09/2026) bertempat di Musholla Al-Hikmah MTsN 6 Bantul. Kegiatan yang melibatkan keluarga besar madrasah ini digawangi oleh para wali murid yang tergabung dalam Persatuan Orang Tua (POT). Pelaksanaan PERAK dilakukan secara bergantian oleh wali murid dari setiap tingkat kelas sebagai bentuk sinergi antara madrasah dan orang tua dalam mendukung pendidikan serta pembinaan karakter peserta didik.
Kegiatan PERAK diawali dengan semaan Al-Qur'an sebanyak satu juz yang dibacakan oleh dua siswa MTsN 6 Bantul. Dalam pelaksanaannya, kedua siswa tersebut didampingi oleh guru serta wali murid yang merupakan hafiz Al-Qur'an. Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan terasa selama kegiatan berlangsung. Semaan Al-Qur'an ini menjadi bagian penting dalam membangun kebiasaan mencintai Al-Qur'an sekaligus menguatkan ikatan spiritual antara madrasah, siswa, guru, dan orang tua.
Setelah semaan Al-Qur'an, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono, S.Pd. Selanjutnya, acara memasuki kegiatan inti berupa pengajian yang disampaikan oleh Kyai Mohammad Jawis, S.Pd.I., M.S.I. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan pesan tentang pentingnya keteladanan orang tua dalam membentuk karakter anak. Orang tua diibaratkan sebagai pengilon atau cermin bagi anak-anaknya. Apa yang dilakukan, dibiasakan, dan dicontohkan oleh orang tua akan menjadi salah satu rujukan bagi anak dalam bersikap dan berperilaku.
Melalui tema tersebut, Kyai Mohammad Jawis mengajak para orang tua untuk terlebih dahulu memperbaiki dan menyalehkan diri sebelum berharap anak menjadi pribadi yang saleh. "Solehkan diri untuk mensolehkan anak" menjadi pesan utama yang relevan dalam membangun pendidikan keluarga. Keteladanan tidak cukup hanya disampaikan melalui nasihat, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari. Kegiatan PERAK diharapkan menjadi sarana untuk memperkuat sinergi antara madrasah dan orang tua, sehingga pendidikan anak tidak hanya berlangsung di lingkungan madrasah, tetapi juga berlanjut melalui keteladanan dan pembiasaan positif di lingkungan keluarga.(nani)
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
