Humas_matsanaba

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Sopan Santun Cermin Karakter, Amanat Pembina Upacara MTsN 6 Bantul
Sopan Santun Cermin Karakter, Amanat Pembina Upacara MTsN 6 Bantul

Sopan Santun Cermin Karakter, Amanat Pembina Upacara MTsN 6 Bantul

Bantul (MTsN 6 Bantul)--- Upacara bendera rutin Senin di MTsN 6 Bantul berlangsung khidmat pada Senin, 21 September 2026. Dalam amanatnya, Rahmi Prabawaty pembina upacara menyampaikan pesan penting tentang sopan santun sebagai cerminan karakter dan kepribadian peserta didik.

Di hadapan seluruh peserta upacara, pembina mengingatkan bahwa sopan santun bukan sekadar aturan dalam berbicara dan bersikap, tetapi merupakan bagian penting dari karakter yang harus dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari. Sikap menghormati guru, menyayangi teman, menghargai orang lain, serta menggunakan bahasa yang baik menjadi wujud nyata dari sopan santun. "Sopan santun tidak cukup hanya dipahami, tetapi harus dibiasakan. Cara kita berbicara, bersikap, dan memperlakukan orang lain menunjukkan siapa diri kita," pesan pembina dalam amanatnya.

Pembina juga mengajak siswa untuk membangun kebiasaan sederhana, seperti mengucapkan salam, menyapa dengan ramah, mengucapkan terima kasih, meminta maaf ketika melakukan kesalahan, serta menghormati guru dan seluruh warga madrasah. Kebiasaan tersebut diharapkan menjadi budaya positif yang tumbuh dalam keseharian siswa.

Menurut pembina, kemajuan teknologi dan perkembangan zaman hendaknya tidak menghilangkan nilai-nilai kesopanan. Siswa perlu tetap menunjukkan etika dalam berkomunikasi, baik secara langsung maupun melalui media digital. Bahasa yang santun, sikap menghargai, dan kemampuan menjaga perasaan orang lain merupakan bagian dari kecakapan hidup yang penting dimiliki generasi muda.

Pesan tersebut selaras dengan upaya MTsN 6 Bantul dalam membangun peserta didik yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak mulia, karakter kuat, kepedulian, dan kesadaran untuk menghargai sesama. Suasana upacara semakin menegaskan bahwa pembentukan karakter tidak hanya berlangsung melalui pembelajaran di kelas. Setiap kegiatan di madrasah menjadi ruang untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan dan membangun kebiasaan positif.

Melalui amanat tersebut, seluruh siswa diajak menjadikan sopan santun sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Karena ilmu membuat seseorang berpengetahuan, sedangkan sopan santun menunjukkan kualitas karakter dalam menggunakan pengetahuan tersebut. (rch/vha)

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post