Dampingi dengan Hati, Kelas 9F MTsN 6 Bantul Mantapkan Langkah Menuju TKA
Bantul (MTsN 6 Bantul) –Mengawali bulan Oktober dengan semangat belajar yang tinggi, MTsN 6 Bantul terus memperkuat persiapan peserta didik kelas IX dalam menghadapi TKS/TKAD melalui kegiatan pembimbingan kelompok kecil pada Jumat (9/10/2026) . Kegiatan yang dilaksanakan pada minggu pertama bulan Oktober ini menyasar siswa kelas 9F sebagai bagian dari upaya madrasah dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi evaluasi akademik dengan lebih matang, terarah, dan percaya diri.
Bertempat di ruang perpustakaan lama MTsN 6 Bantul kelompok melalui pembimbingan kelompok kecil, siswa mendapatkan pendampingan belajar yang lebih intensif sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Guru pembimbing memberikan penguatan materi, membahas soal-soal latihan, mengidentifikasi kesulitan belajar, serta mengarahkan siswa untuk memahami strategi penyelesaian soal secara efektif. Suasana belajar yang lebih dekat dan komunikatif diharapkan mampu mendorong siswa lebih aktif bertanya, berani menyampaikan pendapat, dan semakin termotivasi untuk meningkatkan kemampuan akademiknya.
Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen MTsN 6 Bantul dalam menghadirkan pendampingan pembelajaran yang bermakna dan berpihak pada kebutuhan peserta didik. Tidak hanya berorientasi pada hasil, pembimbingan juga menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, dan semangat pantang menyerah dalam proses belajar.
Kepala MTsN 6 Bantul Sugiyono menyampaikan bahwa pembimbingan kelompok kecil merupakan salah satu langkah strategis untuk mengoptimalkan kesiapan siswa menghadapi TKS/TKAD.
“Setiap anak memiliki kemampuan dan kebutuhan belajar yang berbeda. Melalui pembimbingan kelompok kecil, kami berharap potensi setiap siswa dapat dikembangkan secara optimal. Kami ingin anak-anak menghadapi TKS/TKAD dengan persiapan yang baik, mental yang kuat, serta keyakinan bahwa usaha dan doa harus berjalan beriringan. Madrasah akan terus berupaya memberikan pendampingan terbaik agar siswa mampu meraih hasil yang membanggakan,” ungkapnya.
Sementara itu, guru pembimbing kelas 9F Siti Muslikah menuturkan bahwa pendampingan secara intensif memberikan kesempatan kepada siswa untuk lebih fokus dalam memahami materi dan memperbaiki kesulitan yang dihadapi.
“Dalam pembimbingan kelompok kecil, kami berusaha mengenali kesulitan belajar setiap siswa, kemudian memberikan arahan dan latihan yang sesuai. Kami juga memotivasi mereka agar tidak mudah menyerah ketika menghadapi soal yang menantang. Harapannya, siswa kelas 9F semakin siap, lebih percaya diri, dan terbiasa belajar secara disiplin serta mandiri dalam menghadapi TKS/TKAD,” tuturnya.
Antusiasme dan kesungguhan dalam mengikuti kegiatan menjadi modal penting bagi siswa untuk terus meningkatkan kemampuan diri. Dengan pendampingan yang terencana, latihan yang konsisten, serta dukungan dari guru dan madrasah, diharapkan setiap siswa mampu berkembang sesuai potensinya.
Pembimbingan kelompok kecil pada minggu pertama Oktober ini menegaskan bahwa keberhasilan belajar tidak hanya ditentukan oleh banyaknya materi yang dipelajari, tetapi juga oleh ketepatan pendampingan, kesungguhan berlatih, dan kemauan untuk terus memperbaiki diri. (rch)
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
