Waka Kurikulum MTsN 6 Bantul Lakukan Presentasi Implementasi KBC di Madrasah
Bantul (MTsN 6 Bantul) – Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum MTsN 6 Bantul, Rina Harwati, mempresentasikan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di hadapan tim monitoring dan evaluasi (monev) Direktorat GTK Madrasah Kementerian Agama RI, Selasa (20/10/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka pemantauan penerapan KBC di madrasah oleh Ida Saifaturahman, Pengawas Madrasah dari Jawa Timur.
Dalam paparannya, Rina menjelaskan bahwa implementasi KBC di MTsN 6 Bantul dilaksanakan melalui empat kegiatan, yaitu intrakurikuler, ekstrakurikuler, kokurikuler, dan budaya madrasah. Keempatnya menjadi ruang untuk menanamkan nilai-nilai cinta dalam kegiatan pendidikan secara terintegrasi. “Dalam kegiatan intrakurikuler, madrasah mengintegrasikan KBC pada kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Adapun dalam kegiatan kokurikuler dilaksanakan pada kegiatan penyusunan modul ajar dan pelaksanaan program, sedangkan ekstrakurikuler diintegrasikan pada modul atau RPP program ekstrakurikuler dan praktik nyata,” tandas Rina.
Lebih lanjut, Rina memaparkan penerapan KBC atau Panca Cinta melalui kegiatan pembiasaan dan budaya madrasah, mulai dari siswa berangkat pagi hingga pulang. Penanaman nilai cinta tidak hanya berlangsung dalam pembelajaran di kelas, tetapi juga diwujudkan melalui kegiatan keagamaan dan kepedulian terhadap lingkungan. “Pagi di rumah siswa sudah melakukan gerakan IBUKU (Infaq Subuhku) sebagai implementasi cinta kepada Allah dan Rasul, dilanjutkan salat duha, tadarus, salat zuhur, dan salat asar. Adapun cinta kepada lingkungan tercermin pada kegiatan penyiraman tanaman, gerakan menanam seribu pohon, dan kerja bakti lingkungan,” tandas Rina.
Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono, mengapresiasi paparan yang disampaikan Rina Harwati. Menurutnya, implementasi KBC semakin memperkuat identitas madrasah yang telah dibangun melalui tagline Matsanaba Dicinta di Hati. “Kurikulum Berbasis Cinta yang dilaunching pada Juni 2024 semakin meneguhkan tagline MTsN 6 Bantul yang sudah ada lebih dulu, yakni Matsanaba Dicinta di Hati. Oleh karena itu, jauh sebelum ada KBC, MTsN 6 Bantul telah lebih dulu memiliki tagline Dicinta di Hati,” katanya.
Melalui integrasi KBC dalam pembelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, kokurikuler, dan budaya madrasah, MTsN 6 Bantul terus berupaya mewujudkan lingkungan pendidikan yang menumbuhkan kecintaan kepada Allah dan Rasul, sesama manusia, ilmu pengetahuan, lingkungan, serta bangsa dan negara. (rin)
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
