AMOR DIMAJAS HIPERBOLA
Oleh. Thanil. Abu
#Tagur siana ke- 75
Rinduku berkeping laksana pecahan kaca yang bening
Menatap wajah semakin molek, bak peri salju pembawa keberuntungan
Membayangi setiap untaian rambutmu, bak Mayang terurai, disela netramu menari indah bagai bintang gojora, ahmar morona dibibir, seindah delima merekah
***
Terungkap kata menyalin sebuah kalimat asmara sederet rel kereta api.
Bimbang hasrat mau menyapa, namun teriak kencang bagai irama genderang bertalu
***
Amor tersangkut dalam emas putih yang berkarat dua empat
Mencela dan memaki dihamparan Sabana dendam
Angkuh dan jatuh dipuncak menara pissa
***
Bila air mata meredupkan sinar bianglala, bila ujar membisukan potret kenangan
Rambas dari genang air yang terhempas didaun talas, tinggal setitik cerah menyapa diam tak bergerak.
***
Mencinta diakad sumpah terlarang, meniru cita, terjerembab buah simalakama
Meratap pilu amor terbuang, mencapai asa disenandung irama harmonika.
#parigimoutong#
#thanilabu#
#18032021#
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan