JENDELA TAK BERKACA
Oleh. Thanil. Abu
#Tagur siana ke- 78
JENDELA TAK BERKACA
Lelah sudah penantian, diujung rintis yang berduri
Mengharap ia kembali, bersarang dalam lubuk hati
Malam-malamku merindu, bermimpi dikelam sunyi
Terukir dalam tirani jiwa, tertuang di kertas cinta
***
Salam kuucap melalui seruling gembala
Menyayat hati irama kerinduan.
Lekang dipanas, lapuk dihujan
Bebaskan sepi membelunggu diri
***
Anai dan semut turut menyaksikan kemesraan
Didinding lapuk terjalin erat kisah asmara
Kenangan indah waktu bersama
Secuil harap dipenantian duka
***
Jendelaku tak lagi berkaca, pecah sudah dirempas oleh waktu
Engsel sudah lelah berputar mencari kabar dikelam membisu
Beralih arah takut menghilang
Menanti puja, mungkin ia telah berkasih
#parigimoutong#
#thanilabu#
#21032021#
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan