PAKANSI JIWA CORONA
Oleh. Thanil. Abu
#Tagur siana ke - 82
PAKANSI JIWA CORONA
Lelah sudah raga, mengusik kepergianmu
Atau sudah mati rasa, hingga kau tak mau berpaling
Tak terdengar lagi lonceng sekolah berbunyi
Suara riuh para pengejar cita - cita, redam karena ulahmu
Rindu bersua dalam bayang mengancam
***
Semua sirna tertelan duka lara
Membuat kami resah kapan engkau enyah dari negeri ini
Berpakansi ria sangat membosankan
Ketidak adilanmu membuat kami terhempas jauh
***
Sudah berjuta nyawa menjadi keegoisanmu
Memborondong virus yang tak mengenal waktu
Dihamparkan masker tertutup hidung
Menyalip nafas terengah
Memburu sesak diradang gojolak tanda negatifmu
***
Kurindu dengan seragamku
Entah kapan lagi engkau membalut tubuhku
Pakansi jiwa dilara yang terpasung
Merana kembali dalam pelukan ilmu
#parigimoutong#
#thanilabu#
#25032021#
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan