TIRANI MENGUMBRA JIWA
TIRANI MENGUMBRA JIWA
Oleh. Thanil.Abu
#Tagur siana ke - 88
Purnama terang membisik kesunyian malam
Cahaya redup terhalang gemerlap bintang
Membias sinar dipancar umbra gemintang
Memoar hati sendu syahdu dibuai cinta
***
Kekasih datang diantara sejuta Kerlip sejiwa
Mengembira mengucap sambut lara bahagia
Merona indah dalam mahkota bersusun tiga
Mencapai angan disembilu hati yang merona
***
Gapai hati menuju selaksa tirani damba
Berlabuh dengan sejuta kisah tanpa rasa gelisah
Penawar hati diakad yang telah terucap
Membahana direlung kalbu penggapai impian
***
Rantai asmara menyatu dalam ikatan terali hati
Tak akan putus walau sauh tertambat jauh
Saling percaya menyalami asa yang tak berdusta
Kujelang cita diatas rasa yang tak pernah pudar
***
Bimbang ragu hempaskan mimpi tak bertepi
Sampah cinta terdaur dipigura lukisan indah
Dalam kembang yang penuh aroma dan warna
Semerbak mewangi dipuncak asmara bahagia
#parigimoutong#
#thanilabu#
#31032021#
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan