GALAU DISECANGKIR KOPI
GALAU DI SECANGKIR KOPI
oleh. Thanil. Abu
#Tagur siana ke -116
Sore menjelang disebuah gubuk nan tua
Kupanaskan air dalam tunggku berkaki tiga
Menanti dalam kesabaran hati yang gelisah
Menuangkan segelas kopi pahit berjelaga
***
Hati tak sabar menanti untuk menyeruputnya
Menghilangkan letih diseharian menjemput asa
Menaburkan sisa perjuangan dipilu menderu
Membayangkan hidup untuk menggapai bahagia
***
Pintaku membayang dalam gelas tercat hitam
Pikir terkulai suasana hati bahagia sudah
Cinta kanterurai dijanji bhatin yang merana
Nikmat menyapa tak ada beban terasa
***
Secuil pinta menerawang diseribu kisah
Merajai nyanyian dibaid dendang sedih
Kan tetap kuserumput kopi pahitku dikaca bening
Walau penuh ampas yang berkelana kan jiwa
#parigimoutong#
#thanilabu##
#280421#
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan