SYAIR MERENJANA
HANGATNYA SELIMUT RAMADHAN
Oleh. Thanil. Abu
#Tagur siana ke - 109
Disenja gerimis datang tanpa diundang
Mempercikan rasa dalam galau tak tenteram
Batang mentari masih membinar menyerumput siang
Kala resah menghilang tanpa ada sebab
***
Deras mengalir tanpa ada pembendung
Linang berderai sejuk menyentuh kalbu
Berselimut indah membaluti tubuh ramadhan
Mendekap tubuh dihangatnya Sinaran jiwa
***
Ramadhan namamu mempesona dihembusan nafas
Laksana penguasa jagad disambut kedatangannya
Menemui setiap insan dalam kerinduan cinta
Menorehkan bingkai pada penjemput hadirmu
***
Semua umat bersuka ria dengan bangga
Dalam selimut yang tak lagi meriangkan Atma
Menorehkan selaksa asa jumpa dikerinduan lara
Menghangatkan jiwa-jiwa yang terpuruk oleh rasa
#parigimoutong#
#thaniabu#
#210421#
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan