MENGANTARMU DI GERBANG KEMENANGAN
MENGANTARMU DI GERBANG KEMENANGAN
Oleh. Thanil. Abu
#Tagur Siana ke - 128
Usai sudah gelutan jiwa melawan nafsu
Purnah sudah amarah menjelajah dendam
Tamat sudah gojolak menuntun birahi
Kelar sudah netra memborondong layu
***
Kini engkau meninggalkan kami tanpa ucapan resmi
Kini engkau pergi disela tanggis masih merindu
Kini engkau membayang diselaksa tanda tanya
Kini engkau menyapu bersih noda jingga jelaga
***
Kuantar engkau di gerbang yang tak bergembok
Hati pilu nyaris membakar semua jiwa yang pasrah
Tak ada Kado istimewa yang dapat kuberikan kepadamu
Namun ucapan rindu setiap saat bila kangen mendamba
***
Bawalah aku dalam dekapan cinta yang tulus
Merajut luka disetiap titik nadir disendi darahku
Walaupun tak rela melepasmu pergi menjauh
Itulah takdir mempertaruhkan jiwa dan ragaku
***
Sebulan persahabatan bagai sekejap netra berkedip
Kenangan kau berikan menjadi cermin tuntunan
Mengintropeksi diri disetiap tingkah dan laku
Perpisahan hanya sebuah fatamorgana kehidupan.
***
Selamat jalan Ramadhan yang selalu terbayang
Sekedar mengantarmu pergi di gerbang Kemenangan
Walaupun kenangan bersua entah kapan terulang
Kulepas engkau dengan hati suci yang penuh harapan
#parigimoutong#
#thanilabu#
#100521#
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan