PIJAR LAMPU NEON
PIJAR LAMPU NEON
Oleh. Thanil. Abu
#Tagur siana ke - 124
Cahayamu mulai redup
Tak berpenghuni cahaya
Begitu pula lara yang gelisa
Menyamai hati tak bersinar
***
Bilurmu sekejap membentang
Hanya secuil bayang dalam gelap
Menyeringai pilu disetiap ruang
Walau hati tak mau lagi berharap
***
Pijar lampumu pupus dihening malam
Terbentur jiwa sesak dipenantian duka
Lelah sudah netra memandang kelam
Menyimpan selaksa binar berkesan cinta
***
Biar ketenangan ini berpendar dijiwa
Sobek terkulai tak tentu pangkalnya
Raib digenggaman menyulam luka
Teronceh dijelujur jarum merenda.
***
Retak sudah bilur kasih yang indah
Tak lagi menyapa disetiap langkah
Bungkam merajai menghujam lidah
Menyapa diam mendambakan pintah
#parigimoutong#
#thanilabu#
#060521#
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan