HUSTANIL ABU, S.Pd.

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

LESTARIKAN LINGKUNGAN SEJAHTERAKAN KEHIDUPAN

LINGKUNGAN TERJAGA KITA SEJAHTERA.

Oleh. Thanil. Abu

#Tagur siana ke 155

Manusia dan lingkungan merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Sebagian besar aktifitas manusia melibatkan lingkungan, baik secara langsung maupun tidak langsung. Hubungan antara manusia dengan lingkungan ini jika kita lakukan dengan tidak bertanggung jawab akan mengakibatkatkan keseimbangan dan kelestarian alam terganggu. Terganggunya keseimbangan dan kelestarian alam berdampak pada kehidupan manusia. Oleh karena itu, kita harus mencegah aktifitas manusia yang dapat merusak lingkungan alam. Kegiatan manusia yang dapat merusak lingkungan alam baik didarat maupun dilaut seperti pembangunan perumahan yang tidak terencana. Seiring terjadi bertambahnya jumlah penduduk, kebutuhan akan tempat tinggal semakin meningkat. Akibatnya, terjadi perubahan penggunaan lahan. Lahan pertanian yang tadinya luas, sedikit demi sedikit akan tergusur beralih fungsi menjadi pemukiman warga. Selain itu penebangan pohon dan pembakaran hutan liar juga mengurangi fungsi hutan sebagai penahan air. Hilangnya habitat dan dan makhluk hidup serta musnahnya spesies hewan dan tumbuhan bisa terjadi akibat penebangan pohon yang tidak terkendali. Akhirnya dampak dari penebangan pohon sembarangan akan terjadi tanah longsor, banjir dan kebakaran hutan. Selain itu juga penambangan pasir di tepi pantai akan menyebabkan abrasi dan rusaknya pantai dan hutan mangrov sehingga merusak ekosistem laut yang dapat memusnahkan bibit ikan dan makhluk air lainnya. Ada juga pencemaran lingkungan melalui Polusi udara. polusi udara merupakan masuknya zat atau bahan-bahan berbahaya lainnya kedalam lingkungan yang membahayakan manusia. Polusi udara menyebabkan menurunnya kualitas lingkungan, sehingga membahayakan makhluk hidup yang ada dalam lingkungan tersebut. Polusi udara umumnya berasal dari sisa pembakaran yang dinamakan polutan. seperti pembakaran batu bara, pembakaran hutan, kendaraan bermotor dan masih banyak yang lainnya Sehingga polusi udara menyebabkan sesak napas, batuk dan penyakit mata. Kita juga sering mendengar polusi air dan polusi tanah. Polusi air penyebab polutan yang berasal dari limbah cair pabrik, limbah pertanian dan limbah rumah tangga, sampah organik dan logam berat. Sedangkan polusi tanah adalah sampah yang menjadi polutan yang menyebabkan terjadinya polusi tanah. Bahan-bahan seperti plastik, kaca, logam, merupakan polutan yang sukar diuraikan oleh dekomposer. akibatnya bahan tersebut akan menumpuk dan terbenam dalam tanah. Tanah yang tercemar oleh polusi ini akan berkurang porositasnya. Sehingga merusak atau terbunuhnya makhluk hidup lain yang justru berguna bagi manusia. Islam sebagai agama rahmatan lil-‘alamin sangat memperhatikan penyelamatan dan pemeliharaan lingkungan alam serta melarang berbuat kerusakan di muka bumi ini. Akibatnya bisa merugikan bagi kehidupan manusia itu sendiri. Penekanan larangan merusak dan mengeksploitasi alam tanpa memperhatikan pemeliharaannya dalam Alquran Allah telah menjelaskan dalam Surah Ar-Rum ayat yang artinya “Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). (QS. Ar Rum 41)

Ayat tersebut dengan jelas Allah menyatakan, bahwa segala kerusakan di muka bumi ini adalah akibat ulah manusia yang akibatnya akan berdampak kembali kepada manusia. Oleh sebab itu sebagai pelatih pramuka saya menekankan kepada peserta didik pada hususnya dan masyarakat pada umumnya, mari kita bersama-sama menjaga dan melestarikan serta meningkatkan kepedulian kita pada lingkungan alam, yang sudah tercantum dalam kode etik gerakan Pramuka yaitu darma kedua " cinta alam dan kasih sayang sesama manusia " Dengan demikian kita telah mewariskan kepada anak cucu kita untuk menjadi generasi pecinta alam dan lingkungan, serta tumbuh menjadi pemimpin yang handal dan berwawasan lingkungan.

Biodata penulis

penulis memiliki nama lengkap Hustanil Abu. S.Pd. Nama pena Thanil. Abu. Lahir di Paranggi, Kec. Ampibabo. Kab. Parigi Moutong, Sulteng. Pada tanggal 05 September 1968. saat ini penulis aktik sebagai guru SD Negeri Silanga. Kec. Siniu. Kab. Parigi Moutong. Penulis bisa dihubungi viA Email pribadi: **(censored)** atau WA: **(censored)**

#parigimoutong#

#thanilabu#

#060621#

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post