ASA UNTUK ANANDA
ASA UNTUK ANANDA
Reques bunda Syafiroh semoga bunda berkenan dengan puisi ini
Oleh. Thanil. Abu
#Tagur Siana ke - 205
Bilur netra tajam menoropong jauh tertembus
Tak berkedip walau hantar penuh luka berduri
Menyongsong cipta dikalbu yang melumus
Ingat sepenggal rasa berkalung damaikan diri
***
Kutitip untaian kasih berselimut petuah hati
Biarkan onak dan ranjau hentak menghalangi
Niat putih menghantarkan puja berkelana suci
Mengingat diri dari hidup yang penuh misteri
***
Anakku...
Pijar cahaya selalu membentengi kemana pergi
Biaskan pijar keseluruh tubuh rembulan malam
Agar mereka dapat menikmati indahnya pagi
Tersenyum bahagia terkulum mesra mendalam
***
Anakku...
Papah hati ini dirundung derita merana
Miskin jiwa ini berbalut duka menganga
Namun doa dan harapan kepadamu jua
Berbakti kepada sesama adalah sifat mulia
***
Anakku...
Sepenggal doa terucap di bibir keluh menyebut
Sehat walafiat diguratan wajah yang semakin tua
Membilang usia diraga lusuh tak akan lama layu
Membekalimu dengan anutan yang diamalkan
***
Anakku...
Sepuh sudah usiaku
Rabun sudah netraku
Lemah sudah ragaku
Lumpuh sudah langkahku
Tapi...
Hanya do'a dan harap padamu
Layani aku dalam deritamu
#parigimoutong#
#thanilabu#
#260721#
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan