HUSTANIL ABU, S.Pd.

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

HUJAN DI KALA SENJA

HUJAN DI KALA SENJA

reques bunda.Sulastri Lastone peot

Oleh. Thanil. Abu

#Tagur siana ke - 184

Menari indah rintik mengalun pesona

Derai rinai membelai hempasan nafas

Bagai kidung dinyanyikan tak berirama

Gundakan hati merindu dijeda pintas

***

Kumenanti sang pemuja menyapa walau tak bertepi

Membawa rona pelangi tanpa ada pesona warna

Redup samar dalam lihai meresahkan teruntai sepi

Walau lara jatuh bersama derasnya hujan di kala senja

***

Papar netra menatap awas walau pandang layu

Buram bersinar tanpa ada sorotan retina cinta

Senja mulai pergi walau hujan meratap malu

Memberi sejuta angan tentang asmara kita

***

Akad yang terucap dalam jalinan sumpah setia

Raib digenggaman meleburkan selaksa sumpah

Hangus dalam bara api yang memerah jelaga

Gelisah di kala malam menjemput tautan pisah

***

Hujan yang turun dikala kita tak lagi rukun

Rindu kembali singgah dikala kita sudah berpisah

Amor merajut kisah dikala netra mulai rabun

Senja pergi dikala suasana hati kita mulai rapuh

***

Pinta dalam doa menyertai jalinan kisah kita

Biar berjejal penyesalan tanpa laku menerpa

Bayang menyerumput malu di ladang jiwa

Karena cinta pupus menggapai bahagia

Semoga bunda.Sulastri Lastone peot berkenan.

#parigimoutong#

#thanilabu#

#050721#

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post